TIM ilmuwan AS membuat terobosan dalam penciptaan kehidupan buatan. Setelah lima tahun melakukan penelitian, mereka kini mengaku berhasil membuat DNA sintetis sebuah bakteri.
"Melalui kerja keras tim, kami membuktikan pembangunan genome (paket lengkap material genetik mahluk hidup) kini dapat dan mungkin dilakukan," ujar ketua tim peneliti, Hamilton Smith, ilmuwan J Craig Venter Institute. Namun, tim ilmuwan Venter tidak ingin takabur dengan mengklaim berhasil membuat kehidupan buatan.
Mereka mengaku baru berhasil memodifikasi sebuah kehidupan menjadi kehidupan lain melalui konstruksi ulang kromosom. Smith mengungkapkan, bakteri sintetis tersebut dapat dimanfaatkan untuk memproduksi biofuel, bahan bakar nabati ramah lingkungan, alternatif bahan bakar fosil.
Di samping itu, kehidupan-kehidupan buatan tersebut dapat pula dikembangkan untuk mengobati sejumlah penyakit. Kini tim ilmuwan Venter sedang mengembangkan penelitian selanjutnya. Yaitu membuat genome 100 persen sintetis, berbasis bakteri mycoplasma genitalium.
Bakteri tersebut dipilih karena memiliki struktur DNA lebih sederhana dan hanya tersusun 580 gen. Sebagai perbandingan, genome manusia memiliki sekira 30.000 gen. Tim ilmuwan Venter juga berencana mencangkokkan bakteri buatan kepada sel hidup. (mbs)