Kaskus Sudah Harmonis dengan YogyaFree

Kaskus Sudah Harmonis dengan YogyaFree

JAKARTA - Sekira akhir bulan lalu, Kaskus diserang oleh komunitas YogyaFree dengan teknik DDoS (Distributed Denial of Service). Hal tersebut menyebabkan database Kaskus yang sampai saat ini corrupt dan belum dapat dikembalikan. Namun, kini hubungan keduanya telah kembali harmonis.

"Ya, waktu itu Kaskus diserang. Sebelumnya, ada salah satu member Kaskus yang men-deface website YogyaFree mengatasnamakan Kaskus. Pada thread computer section, YogyaFree dicela, 'Jam 10, YogyaFree dideface. Jam 10 lewat 5 menit, YogyaFree masih dideface,'. Celaannya kurang lebih begitu," cerita Andrew ekslusif kepada okezone melalui pesawat telepon, Senin (9/6/2008).

Hal tersebut, Andrew menambahkan, membuat user YogyaFree berang dan akhirnya melakukan serangan balasan ke Kaskus dengan teknik DDoS. "Serangannya DDoS biasa, cuma firewall kita nggak kuat nahan serangan itu. Daripada impactnya meluas, kita matiin aja server Kaskus sekalian," kata Andrew menceritakan kronologi teknisnya.

"Perang" antara Kaskus dan YogyaFree akhirnya usai setelah kedua pengelola situs menandatangani memorandum online untuk menyudahkan pertikaian antara kubu user Kaskus dan user YogyaFree sehari setelah tim Kaskus melakukan serangan balasan ke YogyaFree. Isi pesan tersebut pun dipampang di masing-masing halaman depan situs selama beberapa minggu.

"Sekarang ini hubungan antara Kaskus dan YogyaFree sudah kembali harmonis," ucap Andrew.

Dikabarkan saat ini database Kaskus masih corrupt terkena dampak dari serangan DDoS oleh YogyaFree. "Biasanya kalau corrupt, repairnya cuma sebentar, tiga-empat jam datanya udah kembali, tapi kali ini lumayan berat. Sekarang saja masih repair," kata Andrew.

Namun demikian, Andrew menjanjikan data-data di Kaskus tidak akan segera dikembalikan pada bulan depan seiring diluncurkannya server baru Kaskus yang ditempatkan di gedung Cyber, Jakarta. "Data-data Kaskus pasti akan kembali. Hanya saja, data-data yang kembali di bawah tahun 2008 (tahun 2007, 2006, dan seterusnya). Data selama tahun 2008 tidak bisa diusahakan kembali," pungkas dia.

Pertengkaran ini ternyata juga mengundang perhatian dari konsultan security, Anselmus Ricky. Ia sudah menduga sebelumnya bahwa Kaskus dan Yogyafree saling serang dengan menggunakan tehnik DDoS.

"Pada dasarnya serangan seperti ini memang mengerikan. Seorang pakar dari USA menyatakan bahwa Hanya dengan menggunakan sebuah program mini yang kita buat dengan menggunakan VB (Visual Basic), we can take down a single website within 5-10 minutes," terang Ricky.

"DDos atau DoS bisa dibilang sebagai serangan tak tertangkal saat ini. Hukumannya pun paling berat karena dianggap sebagai kriminalitas tingkat tinggi di dunia internet," pungkas dia.(cdr)

(srn)

Baca Juga

First Media Gabungkan Layanan TV dan Internet

First Media Gabungkan Layanan TV dan Internet