Getting Time...

HP Perluas Portofolio Perangkat Otomatisasi

Muhammad Candrataruna - Okezone
Jum'at, 11 Juli 2008 10:16 wib

JAKARTA - Hewlett-Packard memperkenalkan beberapa pembaruan pada portofolio software HP berbasis solusi, Business Service Automation, yang dapat membantu organisasi-organisasi TI dalam mengelola perubahan di seluruh layanan bisnis dan aplikasi.

Adapun empat software yang diupdate HP, yakni HP Release Control 4.0, HP Client Automation 7.2, HP Storage Essentials 6.0 dan HP Service Automation Reporter 7.0.

HP Release Control 4.0 merupakan solusi yang mendukung pengambilan keputusan yang membuat otomatisasi analisa dampak, mendeteksi adanya tumbukan perubahan, dan koordinasi antarkelompok.

"Software ini memiliki visibilitas real-time yang diperlukan untuk mencegah terjadinya gangguan layanan karena perubahan mendadak, penundaan jadwal, atau tumbukan run-time," terang Head of Marketing HP Software Asia Pasific & Japan Darryl Dickens, di sela-sela presentasinya dalam konferensi pers di Hotel Shangri-la, Jumat (11/7/2008).

Kini HP Release Control juga dapat diintegrasikan baik dengan HP Server Automation dan HP Network Automation yang mendukung konsolidasi terkait perubahan berbasis Information Technology Infrastructure Library (ITIL) V3.

Sementara HP Client Automation 7.2 dirilis HP untuk mendukung HP Remote Client Solutions yang berguna untuk mengelola ancaman keamanan. Konsolidasinya dengan HP Service Automation Visualizer, HP Operations Orchestration, dan HP Live Networks menghubungkan perangkat klien ke data center untuk manajemen perubahan yang komprehensif dari layanan bisnis.

HP Storage Essentials 6.0 diklaim mampu menghadirkan visibilitas penuh dari layanan hingga storage melalui integrasinya dengan HP Universal CMDB (configuration management data base).

Sedangkan HP Service Automation Reporter 7.0 memungkinkan kesesuaian data dan konfigurasi data HP Server Automation dan HP Network Automation pelanggan.

"Dengan memperluas otomatisasi di seluruh rantai value TI, HP membantu pengguna dalam mengambil langkah penting agar dapat segera mewujudkan TI lights-out, menghadirkan kualitas layanan tertinggi dengan biaya terendah," tukas Darryl.(cdr) (srn)

Beri komentar