JAKARTA - HP APJ mengklaim bahwa beberapa aplikasi bisnis yang dikembangkan SAP dan Oracle mengadopsi software HP.
Head of Marketing HP Software Asia Pasific and Japan Darryl Dickens memaparkannya di sela-sela konferensi pers di Hotel Shangri-La, Jumat (11/7/2008). Menurut dia, HP tidak terlalu fokus pada pengembangan aplikasi bisnis secara umum, namun HP sangat fokus dalam mengembangkan aplikasi bisnis kategori sekuriti, bahkan HP mengklaim dirinya sebagai market leader pada kategori tersebut.
"One key is security. Aplikasi bisnis sekuriti HP tidak perlu mengadopsi firewall. Vulnerabilitas aplikasi bisnis kami terhadap serangan cukup kuat. Untuk aplikasi berbasis Web, kami mampu menahan serangan SQL Injection," tutur Darryl.
"Kami yakin akan kapabilitas aplikasi HP, sudah teruji coba," tambahnya.
Darryl menuturkan HP tidak terlalu berambisi untuk menjadi market leader dalam pasar aplikasi bisnis. "Kami lebih fokus pada kapabilitas aplikasi berbasis sekuriti. Bahkan pada Juni tahun lalu, untuk meningkatkan kapabilitas pada aplikasi bisnis HP, kami mengakuisisi Spy Dynamics. Jadi, di pasar aplikasi bisnis berbasis pengamanan, kami bisa dikatakan sebagai market leader," terang dia.
Di samping itu, Darryl juga menekankan bahwa HP tidak merasa menyaingi SAP, Oracle, maupun Microsoft. "Bila anda menguak isi aplikasi mereka, seperti SAP Netweaver atau Oracle Fusion Middleware, mereka juga mengadopsi software HP di sana," kata Darryl.
"Jadi sebenarnya kami juga bekerja sama dengan ketiga vendor software bisnis tersebut," lanjutnya.
Menurut Darryl, posisi HP Software independen sehingga tidak terlalu peduli posisi HP di pasar. "Siapa pun mereka, apa pun platform mereka, pada dasarnya kami hanya compliment aplikasi bisnis. Tapi kami juga tetap berupaya untuk menjadi market leader di aplikasi bisnis," pungkasnya.(cdr) (srn)