LONDON - Bangsa Spanyol dan Portugal ternyata memiliki sejarah genetik yang kuat dengan bangsa Yahudi dan Muslim. Sebelum akhirnya, pada abad 15 dan 16 tentara Katolik mengambil alih wilayah tersebut.
Sekelompok ilmuwan yang berasal dari Leicester Universty, Inggris dan Pompeu Fabra Universty, Spanyol mencoba mengidentifikasi kromosom Y komunitas Yahudi di wilayah tempat mereka sempat bermukim, sebelum akhirnya diusir dari Spanyol pada 1492 hingga 1496.
Selain itu mereka juga meneliti kromosom Y muslim melalui DNA pasukan Arab dan Berber yang menguasai Spanyol pada tahun 711. Data tersebut mereka ambil dari populasi yang hidup di Morocco dan barat daya Sahara. Spanyol sendiri dikuasai oleh pasukan Muslim pada masa Dinasti Umayyad.
Hasil dari penelitian itu menyebutkan, 20 persen penduduk Spanyol di semenanjung Iberian memiliki gen Yahudi sedangkan 11 persennya ditelisik sebagai bangsa Muslim. Padahal, populasi itu kini tidak lagi memeluk Yahudi ataupun Islam. Demikian yang diberitakan Fox News, Kamis (10/12/2008).
Penelitian ini sedikit mudah teridentifikasi, sebab kromosom Y tidak akan berubah dari ayah ke anak. Proporsi bangsa Yahudi dan Muslim di masa lalu akan terdeteksi pada populasi sekarang, meski telah beratus-ratus tahun terjadi peralihan keturunan.
Sebagai bukti masih kuatnya campuran DNA Yahudi dan Islam di Spanyol dan Portugal, para peneliti itu menyebutkan bahwa dalam tubuh aktris Penelope Cruz mengalir darah Yahudi. Sedangkan pelatih sepak bola Inter Milan Jose Mourhino ternyata memiliki gen Muslim. (srn)