Getting Time...

HP Sempurnakan Komputasi Scale Out dengan HP ExSO Baru

Sarie - Okezone
Kamis, 18 Juni 2009 08:24 wib
detail berita

HP meluncurkan portofolio HP Extreme Scale-Out (ExSO) yang dirancang untuk menghadirkan tingkat penghematan biaya dan SDM terbaru untuk berbagai usaha terkait dengan komputasi kinerja tinggi, cloud dan Web 2.0.

Perusahaan dengan model bisnis 'scale-out' seperti ini, yang dijalankan dengan ribuan server, mendorong batas-batas dari solusi teknologi saat ini. Portofolio HP ExSO yang meliputi arsitektur sistem modular terbaru yang sangat efisien dan ringan, serta memperluas solusi data center, layanan dan dukungan, membantu para pelanggan dalam mengurangi biaya, meningkatkan efisisiensi fasilitas dan secara luar biasa mengakselerasi time to market pada sebuah massive scale. Portofolio yang dihadirkan HP menjadikan para pelanggan ini dapat melakukan penghematan hingga lebih dari USD152.8 juta dalam capital expenditures yang terkurangi dan USD13,7 juta dalam biaya penggunaan energi.

Salah satu andalan dari portofolio HP ExSO adalah keluarga server HP ProLiant SL, yang menggunakan arsitektur sistem ?skinless? yang menggantikan chassis tradisional dan form factor rak dengan desain rail dan tray yang sangat ringan. Hasilnya, para pelanggan secara signifikan dapat mengurangi besarnya biaya modal, fasilitas, dan pengiriman pada saat menggunakan bagian dari ruangan yang biasanya dibutuhkan oleh data center. Disamping itu, desain modular yang ultra-efisien menjadikan para pelanggan dapat dengan cepat dan mudah membangun solusi yang dapat memenuhi kebutuhan beban kerja scale-out yang luar biasa.

Dengan portofolio HP ProLiant SL, para pelanggan dapat memotong biaya akuisisi 10 persen dan mengurangi biaya penggunaan daya listrik sebesar 28 persen pada saaat menggandakan densitas komputasi mereka.

Keluarga server HP ProLiant SL menawarkan terobosan baru dalam arsitektur server yang dirancang khusus untuk lingkungan extreme-scale. Solusi ini menawarkan kepada pelanggan berbagai manfaat sebagai berikut:

1. Penghematan energi terunggul - Infrastruktur daya dan pendinginan yang terkonsolidasi serta desain pengaturan alur udara yang unik yang setiap satu servernya menggunakan daya listrik 28 persen lebih sedikit dibandingkan dengan server berbasis rak tradisional. Ini dapat mengasilkan penghematan biaya penggunaan energi selama setahun sebesar USD4,1 juta. Secara keseluruhan, sistem ini per tahunnya menggunakan 52.000 megawatt lebih sedikit, yang mana merupakan penghematan energi yang cukup untuk memberikan daya lebih dari 4.600 peralatan rumah tangga yang digunakan di Amerika Serikat selama setahun.

2. Desain Ultra-ringan - pengurangan penggunaan metal pada server ProLiant SL mengurangi berat sebanyak 31 persen. Hal ini secara signifikan juga mengurangi biaya pengiriman, kebutuhan pendukung untuk tempat data center dan biaya konstruksi fasilitas keseluruhan, serta menghilangkan sebesar 838,5 ton hardware server, atau hampir setara dengan berat dari empat setengah pesawat jet Boing 747, dari sebuah scale-out data center.

3. Konfigurasi modular - menyediakan instalasi dan deployment secara cepat melalui rak komputer yang dapat dipertukarkan. Arsitektur komputasi terbaru ini menghadirkan penggandaan tingkat densitas hingga 672 inti prosesor dan kapasitas per 42U rak hingga 10 terabita. Dibangun berdasarkan standar industri yang berlaku, server-server tersebut memungkinkan pelanggan memadupadankan komponen-komponen komputasi dan storage secara mudah guna memenuhi kebutuhan dari berbagai aplikasi mereka.

4. Cost-to-scale yang berkurang - volume pengemasan secara signifikan mengurangi biaya akuisisi untuk para pelanggan yang menginginkan ribuan node server. Ini menambahi jumlah penghematan capital expenditure sebesar USD14,5 juta dalam sebuah scale-out data center.

"Bisnis yang dibangung pada lingkungan scale-out yang ekstrim, seperti cloud, Web 2.0 dan HPC, berjalan pada volume transaksi yang maksimum dan marjin yang rendah," ujar Michelle Bailey, Research Vice President, IDC.

Guna terus memaksimalkan penghematan biaya untuk lingkungan scale-out, para pelanggan membutuhkan perangkat yang menyediakan tingkat visibilitas yang lebih tinggi dan kontrol operasional fasilitas. Solusi HP Datacenter Environmental Edge menawarkan pemetaan visual yang lengkap dari variabel-variabel lingkungan sehingga para pelanggan secara cepat dapat mengindentifikasi dan mengambil tindakan terhadap tidak efisiennya data center. Solusi ini menawarkan penghematan biaya penggunaan energi hingga USD2,4 juta per tahun dan return on investment dalam 12 bulan.

HP Datacenter Environmental Edge menggunakan sebuah sistem sensor nirkabel yang ditempatkan di seluruh data center untuk memonitor beragam variabel, seperti temperature, tingkat kelembaban, tekanan udara dan pemanfaatan daya listrik. Sistem ini menyediakan virtualisasi real-time dari variabel-variabel lingkungan sehingga para administrator dapat menyajikan analisa mendasar untuk menghilangkan kelebihan biaya operasional.

Tambahan beragam layanan terbaru untuk lingkungan ExSO menyediakan para pelanggan dengan pengalaman penambahan terkustomisasi melalui lifecycle teknologi keseluruhan. Layanan ExSO meliputi pilihan reparasi on-site yang dijadwalkan, on-site seed  inventory dari bagian-bagian dan layanan instalasi yang khususnya didesain untuk lingkungan yang mendukung ribuan server. Layanan-layanan ini dapat dikustomisasi agar sesuai dengan kebutuhan pelanggan.

Selanjutnya, HP Finansial Services yang menyediakan layanan manajemen lifecycle asset dan leasing, membantu para pelanggan mengembangkan atau memperbarui infrastruktur TI mereka dengan jajaran keseluruhan dari penawaran ExSO melalui solusi leasing dan pendanaan yang fleksibel.

Portofolio komputasi scale-out yang dihadirkan HP meliputi HP ProLiant DL1000 Multi Node servers, yang diperkenalkan pada 2 Juni, HP POD (Performance Optimized Datacenter), HP StorageWorks 9100 Extreme Data Storage System dan server blade double-density  HP ProLiant 2x220c yang diperkenalkan pada tahun lalu. (srn)

Beri komentar