NEW DELHI - Bencana alam yang sering terjadi di wilayah Bangladesh mendorong pemerintah di Negara Asia Selatan itu, mengambil langkah antisipasi dengan membuat sistem peringatan dini lewat ponsel.
Nantinya pemerintah, secara acak akan mengirimkan pesan singkat kepada pengguna ponsel warga di wilayah rawan bencana. Dari 100 warga, nantinya pemerintah hanya mengirimkan sepuluh pesan.
Upaya tersebut dilakukan untuk meminimalisir jatuhnya korban jiwa dan materi setiap terjadi bencana. Bangladesh selama ini dikenal sebagai negara yang sering mengalami bencana, mulai dari badai, gempa bumi, badai, dan banjir.
Penyebaran pesan singkat tersebut akan dilakukan oleh dua operator telekomunikasi Bangladesh, yakni Grameenphone dan Teletalk, yang merupakan operator milik pemerintah. Grameenphone dan Teletalk memiliki banyak pelanggan di daerah-daerah rawan banjir seperti distrik Shirajganj dan Cox Bazar.
"Langkah ini kami lakukan agar masyarakat dapat mengetahui lebih dahulu jika akan terjadi bencana alama seperti Banjir atau Badai," kata Syed Ashraf, juru bicara biro penanggulangan bencana seperti dilansir Washingtonpost, Rabu (24/6/2009).
Dengan demikian, lanjut Ashraf, masyarakat dapat mengevakuasi keluarga atau harta bendanya ke tempat yang aman dari bencana. Sms yang dikirimkan kepada warga tak hanya pesan singkat, tapi juga pesan flash yang akan langsung muncul di layer ponsel. (srn)