NEW YORK - Sebanyak dua pertiga dari pengguna ponsel telah menyadari sistem keamanan di ponsel mereka. Kebanyakan dari mereka sadar, ponsel bisa rentan terkena serangan hacker melalui handset baru yang digunakan untuk transaksi keuangan.
Survei yang dilakukan oleh Harris Interactive Found, melibatkan setidaknya 1,812 pengguna ponsel yang tersebar di Amerika Serikat. Hasilnya menunjukkan, lebih dari separuh atau 65 persen-nya sangat peduli pada sistem keamanan di ponsel, terlebih ponsel cerdas.
Data yang dikutip Net Security, Rabu (24/6/2009) juga menunjukkan kalau 46 persen dari pengguna ponsel yang sadar itu percaya, pencegahan dini bisa dilakukan melalui transaksi keuangan bisnis melalui ponsel dilakukan dengan cara yang aman.
Karena pada dasarnya, kebanyakan dari transaksi keuangan itu oleh pengguna ponsel itu lebih banyak digunakan untuk membayar tagihan dengan tingkat presentase 73 persen, lalu 71 persennya untuk transaksi keuangan, dan 59 persen orang melakukannya untuk berbelanja.
Selain itu juga, sebanyak 44 persen pengguna ponsel tersebut juga percaya, kejahatan bisa terjadi melalui gencarnya spam yang masuk ke dalam handset mereka. Dan rata-rata pesan spam yang masuk berisi untuk menghubungi nomor tertentu, cara ini bisa mencapai presentase 45 persen. (srn)