JAKARTA - Secara konsisten, Electrolux selalu memantau dampak yang dihasilkan dari setiap produknya terhadap lingkungan. Saat ini beberapa produk Electrolux diklaim telah ramah lingkungan.
Dalam kurun waktu 2005 hingga akhir 2008, Electrolux mampu mengurangi konsumsi energi sebesar 14,5 persen. Hal ini membuktikan bahwa Electrolux mampu memenuhi target yang ditetapkannya dalam mengurangi 90.000 ton gas emisi CO2 yang setara dengan gas emisi CO2 yang dihasilkan oleh 40.000 kendaraan bermotor.
Dengan diumumkannya komitmen baru penghematan energi pada peringatan hari lingkungan sedunia awal Juni lalu, Electrolux memperkirakan total reduksi gas CO2 akan mencapai 160.000 ton sepanjang tahun 2005 hingga 2012 mendatang.
"Electrolux berkewajiban untuk turut berpartisipasi dalam gerakan peduli lingkungan. Saat ini kami sepenuhnya melakukan partisipasi tersebut dalam mengembangkan bisnis serta menata kembali operasional kami," kata CEO Electrolux, Hans Straberg dalam keterangan resminya kepada okezone, Jumat (26/6/2009).
Memotong penggunaan energi operasional merupakan bagian penting dari strategi Electrolux global dalam mengatasi masalah perubahan iklim. Strategi lainnya adalah dengan menghadirkan produk elektronik ramah lingkungan.
General Manager Electrolux Indonesia, Haryono Simon, mengatakan bahwa Electrolux secara bertahap mulai memperkenalkan produk peralatan rumah tangga yang hemat energi serta ramah lingkungan. Dimulai dari mesin cuci front load, kulkas dan menyusul vacuum cleaner. Salah satu bukti produk Electrolux hemat energi adalah mesin cuci front load tipe EWN14991.
Mesin cuci tersebut memiliki fitur time manager yang memungkinkan pengguna menyelesaikan proses mencuci hanya dalam waktu 14 menit. Hal ini membuat konsumsi listrik menjadi lebih hemat. Selain itu, terdapat tabung horizontal dalam mesin cuci tersebut yang memiliki kemiringan 10 derajat. Hal ini membuat proses pencucian hanya membutuhkan air sebanyak 59 liter atau 50 persen lebih hemat ketimbang mesin cuci tabung vertikal. (srn)