LONDON - Jabatan Chief Executive Officer memang dianggap sebagai jabatan paling bergengsi di suatu perusahaan, apalagi perusahaan yang dikendalikan adalah perusahaan terkenal. Seorang CEO, dalam benak banyak orang tentunya memiliki banyak relasi dalam kehidupan nyata, tapi tahukah anda bagaimana kehidupan online para CEO tersebut.
Sebuah studi terbaru yang dilakukan oleh firma Blue Trumpet Group mengungkapkan, para CEO di 100 perusahaan teratas versi majalah Fortune 2009 justru jarang memaksimalkan situs jejaring sosial.
Menurut Executive Public Relation Blue Trumpet Group, Sharon Barclay mengatakan, kehidupan online para CEO berada pada level yang sangat minim, terutama saat mengakses situs jejaring sosial.
"Saya pikir sebaiknya para CEO mulai mengeksploitasi kehidupan jejaring sosialnya di internet semaksimal mungkin," kata Barclay seperti dilansir Cellular-News, Senin (29/6/2009).
Dari 100 daftar CEO yang diungkapkan, Barclay mengatakan, hanya menemukan dua orang CEO yang memiliki akun Twitter dan 13 orang memiliki profil di LinkedIn, sebuah situs jejaring sosial bagi para profesional.
Selain itu, Barclay menemukan bahwa hanya 19 CEO yang memiliki akun Facebook.
Menurut Barclay, beberapa CEO yang dinilai cukup lumayan memanfaatkan situs jejaring sosial di antaranya, CEO Dell Michael Dell, Kepala Distribusi Produk Ingram Micro Gregory Spierkel, dan CEO Cisco Systems John Chambers. Masing-masing memilki 80 koneksi ke profesional lainnya di LinkedIn.
"Apa yang harus para CEO sadari itu adalah jutaan customer mereka mulai melakukan komunikasinya lewat jalur jejaring sosial. Jadi sangat disesalkan jika seorang CEO melewatkan semuanya," kata Barclay. (srn)