LONDON - Kemajuan teknologi bagaikan pisau bermata dua. Selain bisa dimanfaatkan untuk hal-hal positif, namun juga bisa disalahgunakan untuk berbuat kejahatan.
Demikian halnya yang terjadi pada teknologi yang ditanamkan di Google Earth. Pencuri menggunakan salah satu layanan Google itu untuk memantau kolam berisi ikan koi untuk kemudian mencuri ikan berharga tersebut.
Berdasarkan hasil investigasi menyeluruh, polisi yakin para pencuri tersebut memanfaatkan sistem pemetaan internet untuk membidik kolam sasaran yang berisi ikan senilai ribuan poundsterling. Demikian keterangan yang dikutip dari Daily Mail, Selasa (30/6/2009).
Polisi mengklaim kian ramainya kasus perampokan di sepanjang wilayah East Yorkshire akhir-akhir ini menunjukkan semakin banyak oknum yang memanfaatkan Google Earth untuk membidik sasaran target pencurian.
Menanggapi hal ini, juru bicara Google bersikukuh tidak ingin dikambing hitamkan atas kasus ini. Mereka menegaskan bahwa Google hanya mesin pencari yang menjadi salah satu penyedia layanan hasil foto satelit.
"Google Earth diciptakan untuk menyediakan ragam informasi di seluruh dunia dalam bentuk hasil foto satelit yang dapat dimanfaatkan bagi kepentingan komersil maupun sumber informasi publik," kata juru bicara tersebut.
Google Earth merupakan layanan penyedia foto hasil rekaman satelit secara mendetail. Dengan layanan ini, pengguna bisa menemukan informasi lengkap mengenai lokasi-lokasi yang ingin diketahui. (srn)