SIDNEY - Berbeda dengan kasus menyebarnya SMS jelangkung yang menghebohkan masyarakat di Indonesia. Masyarakat Australia dihebohkan dengan penyebaran pesan singkat yang bernada ancaman pembunuhan.
"Saya akan membunuh anda, jika anda ingin hidup hubungi (xxxxxx.com) untuk mengetahui apa yang harus anda lakukan jika ingin tetap hidup, jika anda mengabaikan pesan ini, Anda akan Mati." Begitulah kira-kira bunyi pesan yang menyebar di sebagian masyarakat Australia, seperti dilansir cellular-news, Kamis (2/9/2009).
Menanggapi hal itu, Australian Communications and Media Authority (ACMA) mengatakan pesan ancaman tersebut pertama kali diperkirakan berasal dari luar Australia.
"Pastinya, pesan tersebut sangat menggangu dan menyusahkan sebagian masyarakat yang menerima pesan itu, tapi kami pikir sebaiknya masyarakat tak perlu diingatkan tentang sms tersebut karena itu hanyalah spam," kata Chris Chapman, Chairman ACMA.
Menurut Chapman, masyarakat yang menerima pesan tersebut sebaiknya segera melaporkan pada ACMA.
Otoritas Australia itu, menduga sms tersebut terkait erat dengan upaya penipuan. Penyebar sms itu mencoba untuk memperoleh data pribadi untuk membobol kartu kredit dan sebagainya. (srn)