BEIJING - Setelah Sony 'terpaksa' menginstal Green Dam dalam setiap laptopnya, kini hampir semua vendor laptop yang masuk ke China menginstal software tersebut.
Dilansir melalui Telegraph, Kamis (2/7/2009), pemerintah China telah mendata sekira 518.000 unit komputer yang masuk ke China telah terinstal software filter 'paksaan' tersebut.
Tidak hanya itu. Software yang dibenamkan dalam situs resmi pemerintah China itu kabarnya telah didownload oleh lebih dari 3 juta orang, sejak 'paksaan' itu mulai digelontorkan pihak China pada akhir Maret 2009. Situs-situs di China pun tidak mau ketinggalan. Hingga saat ini, tercatat 7.000 situs telah menginstal software filter tersebut.
Pemberlakuan software Green Dam di setiap komputer yang ada di China ternyata banyak menimbulkan kontroversi. Tidak hanya dari vendor komputer tapi juga masyarakat di China sendiri. Sebuah demo penolakan Green Dam berhasil digelar, dua hari sejak peraturan itu dipublikasikan. Sekira 200 pengguna internet di China berkumpul untuk menolak aksi pemerintah yang dinilai mampu membungkam kebebasan berpendapat di China.
Sayangnya, pemerintah China tetap bersikeras memaksakan kehendaknya. Dengan alasan, meminimalisir akses konten porno dan berbau provokatif, serta melindungi moral anak-anak di China.
Oleh karena itu, menginstal Green Dam merupakan satu-satunya cara bagi produsen yang tetap ingin memasarkan produknya di China. Setelah Sony dan Lenovo, Acer mengaku akan mematuhi peraturan tersebut, bersama dengan vendor komputer asal China lainnya, Inspur dan Hedy..
Namun tidak demikian dengan vendor komputer di luar China. HP dan Dell misalnya,. Kedua perusahaan tersebut mengaku telah mendapatkan surat peringatan dari perusahaan software di Amerika. Surat tersebut berisi saran agar HP dan Dell tidak ikut menyisipkan Green Dam di produk mereka karena hal itu akan melanggar aturan hak cipta yang ada di Amerika. (srn)