LONDON - Meski telah tiada, nama Marie Curie akan tetap dikenang sepanjang masa. Karena jasanya dalam menemukan terapi radiasi pengobatan kanker, membuat wanita ini diganjar penghargaan sebagai ilmuwan wanita terbaik sepanjang sejarah sains.
Peraih nobel bidang fisika ini mendapatkan hasil polling sebanyak 25,1 persen. Angka ini hampir dua kali lebih banyak dari pesaing ketatnya, sang penemu struktur DNA asal Inggris, Rosalind Franklin. Rivalnya, Franklin, mengumpulkan angka sebesar 14,2 persen. Demikian keterangan yang dikutip dari Telegraph, Jumat (3/7/2009).
"Hasil polling ini mengindikasikan akan pentingnya penghargaan dan perhatian bagi banyak ilmuwan wanita yang telah berjasa dan memberikan kontribusi besar dalam dunia sains modern seperti Marie Curie," kata editor majalah New Scientist, Dr Roger Highfield, yang mengadakan survei ini.
Menurutnya, survei ini menyoroti data dari UK Resource Centre For Women in Science, Engineering and Technology. Data tersebut merekam sepak terjang para wanita di dunia sains.
"Tujuan diadakannya polling ini adalah untuk mempublikasikan prestasi para ilmuwan wanita serta menunjukkan bahwa wanita memiliki peluang yang sama untuk berkecimpung dalam dunia sains," kata Highfield.
Lebih lanjut, Highfiled menambahkan program penghargaan ini dirancang untuk mempromosikan besarnya partisipasi wanita dalam bidang sains. Dengan memberikan penghargaan berupa beasiswa pada para ilmuwan yang menjanjikan, akan membantu mereka untuk melakukan penelitian lebih jauh lagi. (srn)
Dapatkan okezone launcher untuk BlackBerry http://bb.okezone.com