o1 o2

Techno - Hardware


Konsumsi Energi Data Center Meningkat 12% Tiap 6 Tahun

Jum'at, 10 Juli 2009 - 20:06 wib
text TEXT SIZE :  
Share
Stefanus Yugo Hindarto - Okezone
Foto:Ist

JAKARTA - Penyedia layanan critical power and cooling, APC, mengungkapkan sekira dua persen dari seluruh permintaan energi perusahaan dikonsumsi oleh data center dan tumbuh sekitar 12 persen annum atau dua kali lipat setiap enam sampai tujuh tahun.

"Berdasarkan perhitungan, sekira dua persen dari seluruh permintaan akan energi itu dikonsumsi oleh data center akan tumbuh sekitar 12 persen hingga dua kali lipat setiap enam sampai  tahun," kata Bhagwati Prasad, Principal Consultant APC dalam keterangan tertulis, Jumat (10/7/2009).

Hal itu, menurut Bhagwati membuat konsumsi energi pada data center lebih cepat enam kali dari kenaikan permintaan akan energi sebagian pengguna. Biasanya, konsumsi energi pada data center sebesar 10-50 persen dari total permintaan energi perusahaan.

Selanjutnya Bhagwati mengatakan, masih banyak perusahaan yang memiliki anggapan bahwa efisiensi energi hanya untuk data center baru, walaupun data center lama tetap mendapatkan keuntungan dari perubahan yang bertahap.

Sejak APC mulai fokus pada pasar data center lebih dari 12 tahun yang lalu, APC telah mengumpulkan informasi mengenai tantangan apa yang dihadapi oleh para pelanggannya dalam mengoperasikan data center.

"Salah satu tantangan utama yang banyak dihadapi oleh perusahaan-perusahaan khususnya di Indonesia adalah pendekatan tradisional dalam merancang dan mengimplementasikan data center yang dapat menjadi sangat statis," katanya.

Data center tradisional dirancang serta dibuat menggunakan one-time design. Human error bisa saja terjadi selama proses perancangan, pembuatan, dan pengoperasian, yang sulit untuk diperbaiki setelah data center diimplementasikan. Karena dirancang secara khusus, infrastruktur seperti ini tidak dapat di-upgrade dan sulit untuk diperluas atau dipersempit. Dengan demikian, biaya operasional dan capex yang dibutuhkan akan jauh lebih besar.

APC mengungkapkan bahwa pendekatan yang disarankan adalah dengan menyediakan standardisasi dan modularisasi dari produk dan proses. Langkah itu penting untuk menawarkan ketersediaan tinggi, kecerdasan untuk mengubah kebutuhan bisnis, dan komputasi, mengurangi TCO dan efisiensi energi yang lebih besar. (srn)

Bagi Anda pengguna ponsel, nikmati berita terikini lewat http://m.okezone.com
Dapatkan okezone launcher untuk BlackBerry http://bb.okezone.com 
Share
o1 o2
o1 o2

0 komentar

[+lihat komentar]


o1 o2
o1 o2

Berita Lainnya

o3 o4