Getting Time...

Indosat-Telkom Didesak Selesaikan Pengelolaan Slot Orbit 150,5 derajat

Stefanus Yugo Hindarto - Okezone
Jum'at, 14 Agustus 2009 12:39 wib
detail berita
Stasiun bumi Jatiluhur milik Indosat (foto: indosat)

PURWAKARTA - Indosat diminta untuk segera duduk bersama menyelesaikan kesepakatan pengelolaan slot orbit 150,5 derajat bersama PT Telekomunikasi.

"Kami menyerahkan sepenuhnya pada Telkom dan Indosat, kami mendorong keduanya untuk bekerjasama," ujar Dirjen Kelembagaan Internasional Ikhsan Baidirus usai acara peresmian gedung satelit Palapa-D di Purwakarta, Jumat (14/8/2009).

Telkom diketahui menjadi leader dalam konsorsium pengelolaan satelit di slot 150,5 derajat. Untuk diketahui, slot orbit satelit 150,5 derajat sebenarnya diserahkan ke Indosat oleh pemerintah untuk dikelola operator tersebut. Namun beberapa tahun, International Telecommunication Union (ITU) menginformasikan bahwa sejumlah filing satelit Indonesia yang didaftar ke lembaga tersebut sejak era 1990-an sempat dihapus oleh lembaga tersebut. Salah satu slot yang sempat dihapus adalah slot orbit 150,5 derajat.

Langkah tersebut diambil karena slot tersebut selama ini tidak dimanfaatkan oleh Indosat.Untunglah pemerintah bergerak cepat dengan berdasarkan proposal komitmen dari Indosat untuk mengisi slot sebelum 2009. Hasilnya, Indonesia tetap memiliki slot tersebut. Sejak saat itu, pemerintah mengambil kebijakan untuk berhati-hati dalam menyerahkan pengelolaan slot orbit satelit ke operator. Kebijakan yang diambil pemerintah lebih kepada mengelola bersama-sama agar pemanfaatan slot dapat dioptimalkan.

Sementara itu, Group Head satellitte and Submarine Cable, Prastowo M Wibowo, pihaknya akan sesegara mungkin membahas kesepakatan dengan Telkom.

"Kami belum bisa memastikannya, keterlambatan pembahasan ini dikarenakan kedua pihak masih sibuk dengan urusan masing-masing, kami sibuk dengan Palapa-D, sedangkan Telkom dengan Telkom III, belum lagi Palapa Ring, itu hanya masalah waktu saja," ujarnya.

Menurut Prastowo, Indosat sudah memiliki draft-nya. "Kita lihat saja perkembangannya, nanti kita pasti bicarakan dengan konsorsium dan Pemerintah," kata Prastowo.

Selain itu, Prastowo juga mengatakan bahwa pihaknya terbuka dengan operator lain yang ingin bergabung dalam pengelolaan satelit di slot 150,5 derajat.

"Mungkin masih bisa dua atau tiga anggota lagi, jika tertarik ingin bergabung," ujar Prastowo. (srn)

Beri komentar