JAKARTA - Pelaksanaan USO justru banyak mendapatkan hambatan dari pemerintah-pemerintah daerah. Banyak Pemda yang menolak pemasangan perangkat USO. Setidaknya itulah yang dialami pemenang tender USO di lapangan.
"Banyak pemda yang menolak dengan alasan perijinan. Saya tidak bisa sebut pemda mana, yang jelas pemda di luar jawa," ujar Dirut Telkomsel, Sarwoto Atmosutarno di Wisma Mulia, Kuningan, Jakarta, Selasa (18/8/2009).
Sarwoto pun menghimbau kepada pemda agar membantu lancarnya proses USO untuk kepentingan bersama.
"Jumlah pemdanya memang tidak banyak tapi seharusnya pemda sadar USO dapat membesarkan desa mereka sendiri," katanya.
Selain itu, Sarwoto mengatakan hingga September mendatang diharapkan kurang lebih 10 ribuan desa dari 24.056 desa sudah mulai di ujicoba.
"10 ribu wilayah itu kami fokuskan di wilayah Jawa-Sumatera yang belum memakai satelit tipe satu dan tipe dua," ujarnya.
Sarwoto mengakui sempat terjadi hambatan lainnya yakni terbakarnya satu kapal yang membawa perangkat FWT (Fixed wireless Telephone) dari Hong Kong.
"Ada satu kapal pengiriman dari hongkong terbakar tapi itu 2-3 minggu lalu dan telah kami bereskan," ujar Sarwoto. (srn)