SEBATIK - Hari ini, Senin (31/8/2009), pukul 07.20 Wita Tim Sabuk Informasi Indovision untuk Indonesia bersama Menteri Kominfo Muhammad Nuh dan Presdir MNC Sky Vision Rudi Tanoesoedibjo berangkat ke Pulau Sebatik. Rombongan tiba di pulau terluar Indonesia itu pada pukul 07.50 Wita dan langsung mengunjungi lokasi yang menjadi titik CSR Indovision.
Sesampainya di Sebatik, M Nuh langsung mengunjungi lokasi pemberian perangkat televisi dan perangkat penyiaran Indovision. Menkominfo mencoba beberapa channel yang ada di Indovision seperti RCTI, Global TV, dan beberapa channel tv nasional lainnya.
Seperti diketahui, program Sabuk Informasi Indovision untuk Indonesia adalah program CSR Indovision untuk program penguatan kesatuan nasional melalui penyiaran dengan memberikan tayangan Indovision di daerah-daerah perbatasan di Indonesia.
Titik pertama Minggu 30 Agustus sore sudah diresmikan oleh Menkominfo M Nuh di Desa Binusan-Nunukan, dan pagi ini berlanjut ke Pulau Sebatik. Pulau Sebatik ini benar-benar sebagai Serambi Indonesia, karena pulau kecil ini langsung dibagi dua oleh Indonesia dan Malaysia. Jadi jangan heran jika ada penduduk di mana rumah bagian depannya sebagian Indonesia dan sebagian Malaysia.
Dari penuturan masyarakat, penyiaran di pulau Sebatik ini didominasi oleh Malaysia, baik televisinya maupun radionya. Sehingga masyarakat di pulau itu juga terpengaruh dialek dan pola hidupnya oleh budaya Malaysia.
Diharapkan dengan adanya pemberian bantuan perangkat dan channel Indovision dapat memberikan kontribusi penguatan budaya Bangsa Indonesia di daerah perbatasan.
Program Sabuk Informasi Indovision untuk Indonesia ini akan terus bergulir di titik-titik Serambi Indonesia dan nantinya diharapkan memberikan kontribusi yang baik bagi ketahanan nasional, apalagi diketahui saat ini telah terjadi pergeseran dari perang fisik menjadi perang informasi. (mbs)