JAKARTA - Sejumlah operator telekomunikasi mengakui gempa bumi juga mempengaruhi trafik percakapan telekomunikasi menjadi padat. Akibatnya sejumlah pengguna telekomunikasi kesulitan untuk melakukan percakapan.
"Kami meminta maaf kepada pelanggan yang tidak bisa menggunakan layanan, karena perlu dimaklumi sesaat setelah gempa banyak orang yang ingin menghubungi keluaraganya, secara bersamaan trafik menjadi padat," kata Manager Public Relation XL, Febriati Nadira saat dihubungi okezone, Rabu (2/9/2009).
Ira menyatakan, XL terus berupaya untuk mengantisipasi padatnya trafik tersebut. "Kami belum dapat data apapun mengenai lonjakan trafik, tapi kami terus berupaya agar pengguna bisa nyaman berkomunikasi," ujarnya.
Diakui, sejumlah wilayah di Jakarta mengalami kepadatan lalu lintas komunikasi, khususnya di wilayah-wilayah Jakarta. "Pastinya kejadian gempa membuat para keluarga mencari tahu informasi mengenai kabar keluarganya, jadi ramai-ramai telepon itu yang membuat padat, seperti di wilayah Kuningan hampir semua orang menelepon," kata Ira.
Gempa berkekuatan 7,3 Skala Richter yang berpusat di pantai Selatan Jawa pukul 14.55 WIB juga terasa di sekitar wilayah Jakarta dan sekitarnya.
Selain itu, Ira mengatakan, XL memiliki sekira 312 BTS di wilayah Garut dan Tasik. "Semua BTS kami aman, walaupun listrik mati tapi kami telah mengantisipasinya dengan menggunakan genset," kata Ira. (stf)
Dapatkan okezone launcher untuk BlackBerry http://bb.okezone.com