Getting Time...

Pascagempa, Situasi Kantor Telkom Tasikmalaya Kondusif

Stefanus Yugo Hindarto - Okezone
Rabu, 2 September 2009 18:36 wib
detail berita

JAKARTA - Pascagempa bumi yang terjadi hari ini, kondisi kantor Telkom Tasikmalaya, yang merupakan wilayah paling dekat dengan episentrum gempa berada dalam kondisi kondusif. Selain itu Telkom menyatakan, arus lalu lintas telekomunikasi dari dan ke Tasikmalaya berjalan secara normal meski sempat mengalami kongesti akibat kondisi network yang overload.

"Seluruh karyawan Telkom Tasikmalaya beserta keluarga dalam keadaan selamat. Demikian pula, jaringan telekomunikasi berfungsi normal," ujar Vice President Public and Marketing Communication Telkom Eddy Kurnia dalam keterangan tertulisnya, Rabu (2/9/2009)

Diakui Eddy, dampak gempa tersebut beberapa bagian bangunan kantor Telkom Tasikmalaya mengalami kerusakan ringan yang kondisinya tidak membahayakan para karyawan maupun alat-alat produksi. Alat-alat produksi yang dimiliki pun tidak mengalami gangguan sehingga arus komunikasi dari dan Tasikmalaya bisa berjalan normal.

Eddy menambahkan beberapa saat setelah gempa berlangsung, terjadi kepadatan lalu-lintas telekomunikasi, sehingga komunikasi mengalami gangguan sejenak. "Hal tersebut normal, mengingat sesaat setelah gempa secara alami masyarakat serentak ingin mengetahui kondisi sanak saudara maupun relasi di Tasikmalaya," ujarnya.

Meskipun sejauh ini situasinya kondisif, manajemen Telkom menyatakan telah menginstruksikan seluruh jajaran Telkom khususnya di Tasikmalaya serta kota-kota lain terutama yang terdekat dengan episentrum gempa, yakni di Tasikmalaya dan Ciamis untuk meningkatkan kewaspadaan dan menjaga serta memeriksa agar fasilitas telekomunikasi bisa digunakan secara normal, agar masyarakat yang memerlukan sarana telekomunikasi bisa dilayani dengan baik.

"Saat ini, Telkom sedang mengumpulkan informasi mengenai dampak gempa yang terjadi sore tadi, mengingat gempa tidak hanya dirasakan di Tasikmalaya tetapi juga di kota-kota lain di Pulau Jawa, seperti Bandung, Jakarta, Yogyakarta dan Semarang," tandas Eddy. (stf)

Beri komentar