KUBA - Pemerintah Kuba terus melakukan aksi blokir terhadap sejumlah layanan internet yang ada di negaranya.
Yang terbaru, negeri cerutu tersebut menunda sejumlah layanan panggilan intenasional yang dilakukan melalui intenet. Kendati hanya menunda, akan tetapi beberapa pejabat teras di Kuba menjelaskan, peraturan tersebut tidak akan bersifat sementara.
Big News Network, Kamis (10/9/2009), melaporkan kalau beberapa orang yang menggunakan Skype untuk layanan VoIP tetap bisa menggunakan aplikasi tersebut. Akan tetapi, banyak dari mereka yang mengeluh karena harus dibatasi penggunaanya.
Sebelum Skype, sebetulnya telah ada beberapa layanan intenet yang menghilang dari negeri Che Guevera tersebut. Salah satu diantaranya, Instant Messaging milik Microsoft. Tpi, yang dilakukan perusahaan besutan Bill Gates tersebut untuk mematuhi sanksi embargo yang dilakukan Amerika Serikat kepada Kuba. (tyo)