BEIJING - Pekan ini, Microsoft mulai mempromosikan mesin pencarian Bing di China melalui platform mobile portal. Microsoft optimis langkahnya ini bisa menyaingi dominasi Google dan Baidu.com di negeri ginseng tersebut.
Portal Microsoft merupakan bagian dari upaya untuk mendorong jumlah pengguna layanan Bing dan bersaing dengan kompetitor lokal. Portal ini menawarkan fasilitas unduh klien mobile khusus Bing dan Windows Live Messenger yang dilengakapi pula dengan instruksi menggunakan layanan Microsoft termasuk Hotmail melalui ponsel.
Yahoo Tech News, Kamis (15/10/2009) melansir, Bing memang nampak tidak bersinar di China. Sebaliknya, sejak diluncurkan Juni silam mesin pencari ini perlahan menarik perhatian pengguna internet di AS dan menempati market share sebesar 9 persen dalam pasar mesin pencarian AS.
Microsoft pun semakin menampilkan keseriusannya untuk bersaing dengan raksasa internet Google dan mesin pencarian populer lainnya. Itu sebabnya, Microsoft merasa perlu melakukan penetrasi di China yang notabene adalah negara dengan pengguna internet terbesar di dunia.
Selain harus berhadapan dengan dominasi Google, Microsoft pun harus menghadapi persaingan dengan Baidu, yang merupakan situs mesin pencarian lokal populer di kalangan pengguna internet di China.
Jika digabungkan, Baidu dan Google menempati porsi sekira 95 persen dalam pasar pencarian online di China. Nampaknya ini akan menjadi tantangan bagi Bing untuk berkompetisi ikut ambil bagian dalam porsi tersebut. (rah)