JAKARTA - Ericsson dianugerahi penghargaan oleh pemerintah Indonesia atas komitmen nyatanya dalam membangun industri telekomunikasi nasional.
Malam peringatan Hari Bhakti Postel yang dihadiri oleh hampir semua pelaku industri telekomunikasi di Indonesia ini menjadi saat yang paling bersejarah bagi Ericsson, selain karena Ericsson sedang menuju usia 102 tahun, pengakuan dari pemerintah Indonesia juga menambah kebanggan Ericsson.
Penghargaan yang berharga ini diberikan oleh pemerintah Indonesia melalui Departemen Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia sebagai wujud apresiasi terhadap para pelaku industri telekomunikasi tanah air yang telah berjasa serta memiliki komitmen yang kuat untuk memajukan industri telekomunikasi nasional sehingga menjadi salah satu negara terdepan dalam bidang telekomunikasi di dunia.
"Penghargaan ini ditujukan untuk memotivasi para pelaku industri telekomunikasi untuk tetap konsisten dalam mendorong pertumbuhan industri telekomunikasi di dalam negeri dan penghargaan ini juga terbuka bagi perusahaan lain yang bisa menunjukan komitmen dan bukti seperti Ericsson," ujar Menteri Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia Prof. Dr. Ir. Mohammad Nuh, dalam keterangan resmi Ericsson, Senin (19/10/2009).
Arun Bansal mengungkapkan kesannya dalam menerima penghargaan dari pemerintah Republik Indonesia. Menurutnya, penghargaan ini akan terus menguatkan komitmen dan kehadiran Ericsson selama lebih dari 100 tahun dalam memajukan perkembangan industri telekomunikasi di Indonesia.
Ericsson telah hadir di Indonesia sejak tahun 1907 dan telah memainkan peranan penting dalam perkembangan industri telekomunikasi di tanah air; menyediakan jaringan infratstuktur, solusi dan layanan bagi telekomunikasi bergerak, termasuk layanan Managed Service bagi para operator telekomunikasi. Sepanjang kehadirannya selama lebih dari 100 tahun, Ericsson telah memainkan peranan kunci bagi pembangunan sumber daya manusia lokal, serta dan telah menorehkan sebuah catatan sebagai warga perusahaan yang baik. (srn)