JAKARTA - Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) membantah pihaknya telah menyebarkan informasi adanya gempa 8-8,5 Skala Richter yang akan mengguncang Jakarta pada 24 Oktober mendatang.
"Berita itu tidak benar, dan BMKG tidak pernah membuat berita seperti itu," tulis Kepala BMKG Sri Woro B Harijono dalam siaran pers yang diterima okezone, Selasa (20/10/2009).
Sri Woro menjelaskan, berita tersebut merupakan isu dan membohongi masyarakat.
"Perlu diketahui bahwa sampai saat ini gemabumi tektonik beum bisa diprediksi secara ilmiah dengan baik. Bila gempa memang dapat diprediksi, maka gempa-gempa Tasikmalaya dan Gempa Sumbar semestinya sudah terprediksi sebelum terjadi. Tetapi ternyata tidak," tulisnya.
BMKG meminta, agar masyarakat mengiraukan berita-berita yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya.
"Dari sekian kali isu akan terjadi gempa, tidak ada satupun yang terbukti. Oleh karenanya isu-isu selanjutnya harap dihiraukan," tuturnya. (srn)