JAKARTA - Ericsson menyediakan layanan berbasis lokasi (location based services) kepada 29 juta pelanggan Indosat.
Dikutip melalui keterangan resmi Ericsson, Senin (2/11/2009), para pelanggan Indosat akan mendapatkan konten yang berkaitan dengan lokasi, memungkinkan untuk mendapatkan informasi lalu lintas seketika, dan dapat melihat dimana anggota keluarganya berada atau bahkan menerima informasi tentang keselamatan publik.
Indonesia merupakan negara keempat dengan populasi terbesar di dunia, dengan lebih dari 230 juta penduduk. Dengan jumlah pelanggan telekomunikasi bergerak mencapai 120 juta, atau berada pada tingkat penetrasi di atas 50 persen, Indonesia telah menghasilkan lebih dari 17 juta pelanggan baru setiap tahunnya.
"Dunia usaha dapat menggunakan layanan berbasis lokasi ini untuk menggelar layanan bagi para pekerjanya agar lebih efisien dan meningkatkan manajemen kelompok kerja. Aplikasi manajemen kelompok kerja secara tipikal akan membutuhkan layanan dalam melacak keberadaan kendaraan-kendaraan yang digunakan oleh personel perusahaan sepanjang rute perjalanan mereka, disamping itu layanan-layanan berbasis lokasi ini akan meningkatkan kenyamanan, misalnya informasi tentang obral murah di toko-toko terdekat dengan para pengguna," ujar Arun Bansal, Presiden Direktur Ericsson Indonesia.
Bahkan nantinya, lanjut Arun, layanan berbasis lokasi ini akan digunakan untuk iklan-iklan dan perdagangan yang berbasis lokasi . Dengan layanan seperti ini, para pelanggan dapat menciptakan zona-zona pribadi, seperti zona rumah atau zona tempat bekerja dimana tariff-tarif istimewa diterapkan.
Layanan berbasis lokasi juga dapat digunakan untuk kepentingan gawat darurat, dimana aplikasi gawat darurat yang berbasis lokasi akan menunjukan lokasi dimana penggunanya berada dan seketika akan langsung meneruskan informasi tersebut kepada pihak-pihak yang berwenang. Aplikasi-aplikasi layanan berbasi lokasi juga dapat digunakan sebagai peringatan bahaya tsunami dan gempa bumi.
Aplikasi-aplikasi untuk meningkatkan layanan berbasis lokasi saat ini telah banyak tersedia di berbagai perangkat genggam, ini berarti Indosat dapat meraih semua pelanggannya sejak peluncuran layanan ini bulan Oktober 2009.
Seperti contohnya jika seseorang menggunakan telepon genggam berbasis Wireless Application Protocol (WAP) mencari sebuah rumah makan. Aplikasi layanan berbasis lokasi akan berinteraksi dengan komponen teknologi Ericsson untuk menentukan dimana lokasi orang tersebut dan kemudian menyediakan daftar beberapa rumah makan yang paling terdekat dengan lokasi pengguna tersebut. Saat ini telah terjadi peningkatan jumlah pengkat genggam yang telah dilengkapi oleh teknologi yang mendukung GPS, yang mana membuat layanan akan menjadi sangat akurat dalam jarak 10-30 meter. (srn)