Getting Time...

KPK Vs Polisi

Oknum Polisi Cari Sensasi di Facebook

Sarie - Okezone
Kamis, 5 November 2009 12:58 wib
detail berita
Facebook Evan Brimob

JAKARTA - Seorang oknum polisi mengambil kesempatan mencari sensasi dalam kasus perseteruan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) versus Polisi.

Ditelusuri okezone, Kamis (5/11/2009), oknum polisi yang mengaku bernama Evan Brimob ini memposting sebuah status yang cukup memprovokasi pada pendukung KPK.

"Polri gak butuh masyarakat... tapi masyarakat yang butuh Polri... Maju terus kepolisian Indonesia, telan hidup-hidup cicak kecil," tulis Evan dalam status yang dipostingnya baru-baru ini.

Jelas sekali terlihat pernyataan anggota Brimob ini yang mengesankan arogansi pihak kepolisian. Bahkan dalam status tersebut, dirinya menyebut istilah 'cicak' yang saat ini dikenal sebagai kiasan untuk KPK dalam menghadapi Polri, yang dikias juga dengan kata 'buaya'.

Sontak, status tersebut langsung mendapat banyak tanggapan. Puluhan komen memenuhi status Evan Brimob ini. Bahkan dirinya pun menanggapi komen-komen ini secara interaktif, tetap dengan arogansinya yang menganggap Polisi sebagai yang terkuat.

Sayangnya beberapa saat kemudian, aku Evan Brimob mendadak sepi pengunjung. Dalam wall-nya hanya terdapat foto-foto yang menampilkan dirinya lengkap dengan seragam dan perlengkapan institusi Brigade Mobil. Dalam info yang tertera di akun tersebut, pria kelahiran 11 April 1986 ini berada di satuan Brimob Polda Sumatera Selatan.

Ia bahkan menjawab panjang lebar terhadap komentar yang mengatakan bahwa dirinya adalah Polisi Kampungan.

"Kamu yang kampungan, kalau tidak mengerti hukum diam saja. Itu bukan arogan tapi bentuk kekesalan terhadap orang-orang yang tolol seperti kalian yang ga ngerti hukum tapi sok ngerti mau jadi apa Indonesia tanpa polisi. Memang rakyat yang menggaji, jadi benar kata saya, rakyat yang  butuh polisi bukan polisi yang butuh rakyat, kamu pasti pernah daftar jadi polisi tapi ga lulus, dan kamu pasti pernah berurusan ama polisi karena kasus hukum," tulisnya menanggapi komentar beberapa orang sekaligus. (srn)

  • Otak kotor utk Evan » 0 Tanggapan
    Kamu bangga ya jadi polisi, memangnya kamu masuk polisi itu murni...........kalau tidak ada uang 100 juta rupiah mungkin kamu hanya duduk di bawah jembatan ampera
    Beri Tanggapan Laporkan
  • Otak kotor utk Evan » 0 Tanggapan
    Kamu bangga ya jadi polisi, memangnya kamu masuk polisi itu murni...........kalau tidak ada uang 100 juta rupiah mungkin kamu hanya duduk di bawah jembatan ampera
    Beri Tanggapan Laporkan
  • ikhsan » 0 Tanggapan
    evan itu oknum polisi yg sok tau berperilaku sialan, bermoral busuk yang berni ngomong gitu karena berlindung dibalik seragamnya... klo dia rakyat sipil apa dia berani bilang kaya gitu depan KPK langsung? ga usah banyak omong yg sok tau klo cuma di dunia maya... jangan sok intelek lo van,,
    Beri Tanggapan Laporkan
  • Ecca » 0 Tanggapan
    Oknum2 POLISI terlalu bnyk mengecewakan masyarakat dengan tindakan yang malah merugikan masyarakat sendiri,,motto'y siyh POLISI siap melayani masyarakat tapi kenyataan d sekitar kita malah Oknum POLISI jadi penjahat masyarakat..Maaf bapak KAPOLRI tolong di tindak lanjuti oknum2 POLISI yang angkuh dengan jabatan'y..biar ga malu2in nama KEPOLISIAN
    Beri Tanggapan Laporkan
  • Rico Tobing » 0 Tanggapan
    Banyak makan garam dulu genk..... Biar tau rasa asin pahit ato asin asam... Van...Van....nasibmulah nak.... Sering2 jalan ke Roma.....
    Beri Tanggapan Laporkan

Beri komentar