Getting Time...

Studi: Internet Tidak Timbulkan Isolasi Sosial

Rachmatunnisa - Okezone
Kamis, 5 November 2009 13:49 wib
detail berita
(Foto: Ist)

NEW YORK - Hingga saat ini, masih banyak beberapa generasi kolot yang khawatir penggunaan internet dapat berdampak pada isolasi sosial. Namun hasil studi terbaru rupanya membantah paradigma ini.  

Studi yang dilakukan oleh Pew Internet and American Life Project mengonfirmasikan bahwa aktivitas online seperti berkirim email, menulis di blog, berteman di situs jejaring sosial dan mengobrol melalui layanan messenger justru akan semakin mendukung kita dalam memperluas jaringan pertemanan sosial yang lebih beragam. Demikian keterangan yang dikutip dari Cellular-news, Kamis (5/11/2009).

Kesimpulan ini membantah pendapat sebagian orang yang masih kolot yang beranggapan bahwa penggunaan teknologi komunikasi baru seperti internet dan ponsel menyebabkan seseorang terkucil dari dunia luar.

Anggapan ini didasari alasan bahwa para pengguna internet kini lebih senang berteman melalui dunia maya. Kebiasaan tradisional seperti mengunjungi teman atau berkumpul dengan keluarga perlahan mulai tergeser.

Tak heran karena akses internet memudahkan orang berkomunikasi tanpa harus saling bertemu secara langsung. Mereka yang kolot melihat kebiasaan-kebiasaan baru ini menyebabkan seseorang menjadi jarang bersosialisasi secara nyata di masyarakat.  

"Isolasi sosial tidak banyak berubah sejak 1985. Ini berarti sangat sedikit pengguna internet atau sekira enam persen populasi yang sangat kesepian dan bergantung pada internet untuk bisa saling berbagi cerita mereka," kata Keith Hampton dari University of Pennsylvania's Annenberg School for Communication.

Survei ini dilakukan pada 2.512 orang dewasa di AS dengan margin eror plus atau minus sekira 2,5 persen. Hasil kesimpulan pun didapat dengan melibatkan pertimbangan umur, taraf pendidikan dan faktor lainnya.

Studi ini pun menemukan bahwa orang-orang masa kini cederung lebih sering menggunakan ponsel untuk terus berhubungan dengan keluarga dan teman terdekat. Jika dikalkulasikan, rata-rata mereka mengontak kerabat mereka melalui ponsel selama 195 hari dalam satu tahun. Bagaimanapun, kontak langsung tetap menjadi cara utama sebagian besar orang untuk saling berkomunikasi. (rah)

Beri komentar