JAKARTA - Untuk menekan dampak pemanasan global atau global warming di Indonesia, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) berjanji akan memberikan perhatiannya terhadap pelestarian hutan dalam program 100 hari Kabinet Indonesia Bersatu jilid II.
"Harus ada aksi 5 tahun ke depan untuk memberikan kontribusi dalam perubahan iklim dengan menata ruang dan memelihara hutan agar terlaksana dengan baik," jelas SBY kepada sejumlah wartawan, saat konferensi pers 'Program 100 hari KIB II', di Istana Presiden, Jakarta, Kamis (5/11/2009).
Selain itu, dalam program 100 harinya tersebut, SBY akan melakukan beberapa strategi untuk memelihara hutan. Di antaranya menekan aksi pembalakan liar, kemudian mencegah kebakaran hutan.
"Jika hal tersebut dilakukan dari aspek hutan bisa mencegah pemanasan global yang tidak perlu," tegasnya.
Ditambahkan SBY, Konferensi Tingkat Tinggi Terumbu Karang (Coral Triangle Intiative) di Manado beberapa bulan lalu menjadi langkah bagus bagi Indonesia untuk melanjutkannya di pertemuan sejenis di Copehagen Conference di Denmark pada bulan Desember. Diharapkan melalui konferensi ini Indonesia mempunya posisi yang kuat dalam melestarikan lingkungan.
"Kesejahteraan rakyat perlu ditingkatkan, tapi lingkungan perlu dilestarikan juga," tandasnya. (tyo)