Getting Time...

Polri Minta Maaf Atas Perilaku Evan Brimob di Facebook

Ajat M Fajar - Okezone
Jum'at, 6 November 2009 13:52 wib
detail berita
Facebook Evan Brimob

JAKARTA - Pihak kepolisian menyayangkan pernyataan oknum polisi yang terkesan negatif. Namun begitu, Evan Brimob sudah meminta maaf dan Polri pun telah mengambil langkah-langkah yang dirasa perlu.

"Kita juga menyayangkan ada statemen seorang oknum Evan yang anggota Brimob dan kebetulan anggota Facebook. Yang bersangkutan sudah minta maaf di dunia maya dan secara kedinasan. Polda Sumsel juga sudah mengambil langkah-langkah," ujar Wakadiv Humas Polri Brigjen Sulistyo Ishak di Mabes Polri Jalan Trunojoyo Nomor 1, Jakarta Selatan, Jumat (6/11/2009).

Polri pun mengaku sudah merasa cukup untuk mengambil langkah yang dirasa perlu. Bahkan Polri beralasan, langkah Evan tersebut dikarenakan dirinya terpancing emosi dengan kata-kata (komentar) yang tertera di Facebook.

"Apa yang dilakukan tentu kita tidak ingin membuat dan memberi kesan negatif. Tapi (dia) sudah minta maaf. Facebooker itu isinya anak muda, mungkin (dia) terpancing lalu emosional dengan kata-kata di Facebook," papar Sulistyo.

Namun begitu, Sulistyo meyakinkan bahwa Evan Brimob telah menyadari kesalahannya dan ini terbukti dengan permintaan maafnya yang telah ia posting di Facebook pribadinya. Bahkan Polri meminta maaf atas perilaku tersebut.

"Dia sadar betul dan telah minta maaf. Sadar bahwa polisi adalah pelindung dan pengayom. Kita juga minta maaf atas perilaku yang tidak pada tempatnya," ujar Sulistyo.

Ditanya mengenai sanksi, Sulistyo mengatakan semua hal tersebut tergantung hasil pemeriksaan terhadap kemungkinan pelanggaran disiplin dan kode etik. (srn)

  • Adam » 0 Tanggapan
    apabila terbukti, seharusnya dia terkena sangsi tegas... apa bila masih depertahankan juga, bisa jadi contoh buruk institusi kepolisian.. atau jangan-jangan memang begitu cara penanganan kepolisian...??
    Beri Tanggapan Laporkan
  • Sony Yahya » 0 Tanggapan
    "Bahkan Polri beralasan, langkah Evan tersebut dikarenakan dirinya terpancing emosi dengan kata-kata (komentar) yang tertera di Facebook" Bagaimana bisa kita percaya dengan Polisi kalau toh... polisi juga mempunyai sifat yang labil dan mudah terpancing?? bukankah untuk menjadi polisi itu sulit.... karena mereka mencari orang yang "tepat" dari masalah fisik dan psikis.... aneh.....
    Beri Tanggapan Laporkan
  • d'chorro » 0 Tanggapan
    Buat pelajaran Polri tuh, gmn dulunya seleksi jadi polisi???? Jgn cuma tes fisik, psicotes, umum, dll. Besok ditambah lagi tes masuk polisinya denga tes Akhlak dan Moral, etika dan estetika, sopan santun dan unggah-ungguh. Biar kelak anggota Polisi tuh bermoral+g asal ngomong. Kayak orang g berpendidikan
    Beri Tanggapan Laporkan
  • ernawan rosyid » 0 Tanggapan
    tunjukan polri pengayom!!!
    Beri Tanggapan Laporkan
  • robert » 0 Tanggapan
    kalo semuanaya selesai dengan minta maap buat apa ada polisi......kalo emang polisi gentleman berani ga pecat oknum2 yang berusak kredibilitas polisi???? pas ti engga kan seprti yang udah2 kalo polisi salah tinggal minta maaapppppp...tapi kalo rakyat yang salah "melalui proses hukum"
    Beri Tanggapan Laporkan

Beri komentar