Smartphone Android Merajalela

|

Android

Smartphone Android Merajalela
SERBUAN smartphone-smartphone Android terbaru berdampak positif bagi pasar karena konsumen memiliki semakin banyak pilihan. Dengan begitu, para pemain incumbent pun menjadi semakin terancam. Sistem operasi Android produksi Google Inc bercokol semakin kuat di pasar smartphone global. Usai peluncuran smartphone Droid produksi Motorola Inc, Sony Ericsson Mobile Communications AB turut pula memperkenalkan sebuah smartphone bersistem operasi Android.

Sony Ericsson memberi nama smartphone itu Xperia X10. Dibandingkan para pesaingnya, Xperia X10 adalah smartphone Android yang paling canggih. Sebab, selain dilengkapi koneksi internet seluler berkecepatan tinggi 3G, internet seluler Wi-Fi, dan navigasi satelit GPS seperti smartphone Android yang lain, Xperia X10 juga dilengkapi layar sentuh 4,0 inci dan kamera digital beresolusi 8,1 megapixel.

Di atas kertas, Xperia X10 adalah smartphone Android yang memiliki layar sentuh paling besar dan kamera digital beresolusi paling tinggi. Meski begitu, Sony Ericsson baru berencana merilis Xperia X10 pada awal 2010. Alhasil, smartphone Android yang paling canggih dan sudah beredar di pasar pada saat ini tetap Droid dari Motorola.

Implementasi Android pada smartphone kelas atas Xperia oleh Sony Ericsson adalah sebuah langkah yang menarik untuk dicermati. Sebab, Sony Ericsson sebelumnya menggunakan sistem operasi Windows Mobile produksi Microsoft Corp untuk menjalankan smartphone Xperia.

Sony Ericsson pertama kali memasarkan keluarga Xperia pada Oktober 2008, dengan smartphone Xperia X1, yang dilengkapi sistem operasi Windows Mobile 6.1, layar sentuh 3,0 inci, dan kamera digital beresolusi 3,2 megapixel. Smartphone tersebut gagal dipasar  karena teknologi yang digunakan terbilang usang dan pengoperasian smartphone itu pun terbilang rumit, karena menggunakan Windows Mobile.

Pada September 2009, Sony Ericsson kembali meremajakan keluarga Xperia. Yakni dengan merilis smartphone Xperia X2. Seperti pendahulunya, Xperia X2 masih menggunakan Windows Mobile. Namun, Xperia X2 menggunakan Windows Mobile yang lebih baru, yakni Windows Mobile 6.5. Tetapi, biar pun Sony Ericsson sudah memperbesar layar sentuh Xperia X2 menjadi 3,2 inci dan membekalinya dengan kamera digital beresolusi lebih tinggi, yakni 8,1 megapixel, Xperia X2 tetap tenggelam di pasar.

Salah satu penyebabnya, Xperia X2 belum mendukung operasi layar sentuh multi-touch, alias layar sentuh yang mampu merespons sentuhan lebih dari satu jemari. Padahal di pasar, Xperia X2 harus bertarung melawan iPhone dari Apple Inc, yang menjadi pionir smartphone berlayar sentuh multi-touch. Sony Ericsson tidak kunjung bisa merilis smartphone berlayar sentuh multi-touch karena Windows Mobile memang tidak kunjung mendukung operasi multi-touch.

Windows Mobile diperkirakan mulai mendukung operasi multi-touch ketika Microsoft merilis Windows Mobile 7 pada 2010. Meski begitu, Sony Ericsson menyangkal disebut kecewa terhadap Windows Mobile sehingga akhirnya 'berselingkuh' dengan Google, dengan merilis Xperia X10 yang bersistem operasi Android.

Presiden Sony Ericsson Mobile Communications AB Bert Nordberg menyatakan, Sony Ericsson merilis smartphone Android karena Sony Ericsson memang mendukung strategi multiplatform.

"Tujuannya adalah memaksimalkan pilihan kepada konsumen dan menyajikan pengalaman terbaik kepada konsumen.Reaksi dari para operator seluler global mitra kami terhadap Xperia X10 juga sangat positif," kilah Nordberg.

Ketika Xperia X10 sudah tersedia di pasar, maka smartphone Sony Ericsson tersebut akan menjadi pesaing berat bagi Droid. Artinya, daya saing smartphone Android semakin meningkat. Sebab, saat ini Droid adalah satu-satunya smartphone Android yang mampu bertanding langsung menghadapi iPhone. Xperia X10 berpeluang menumbangkan Droid karena Xperia X10 memiliki spesifikasi lebih tinggi daripada Droid.

Sebagai smartphone Android paling canggih yang ada di pasar, Droid dilengkapi layar sentuh 3,7 inci dan kamera digital beresolusi 5,0 megapixel, yang kalah telak dibandingkan Xperia X10. Momentum Android semakin meningkat karena produsen smartphone Android pun semakin banyak. Salah satu pendatang baru yang berpeluang besar menancapkan dominasi di pasar smartphone Android adalah LG Electronics Inc.

LG berambisi merilis tiga smartphone Android hingga akhir 2009 dan lebih banyak lagi smartphone Android pada 2010. Janji LG tersebut bukan janji kosong. Sebab, pada September 2009 LG sudah mampu memperkenalkan smartphone Android-nya yang pertama. Smartphone itu bernama LGGW620. Fitur utamanya antara lain layar sentuh berukuran 3,0 inci dan keyboard QWERTY.

Sayang, LGGW620 tenggelam oleh gempita peluncuran Droid dari Motorola karena LG-GW620 memiliki fitur sangat minim. LG mengaku sengaja menanam fitur minimal pada LG-GW620 untuk menekan harga karena LG-GW620 ditujukan untuk para pengguna smartphone pemula, yakni orang-orang yang belum pernah punya smartphone.

"LG-GW620 akan sangat menarik bagi orang yang pertama kali menggunakan smartphone karena LG-GW620 mampu menawarkan pengalaman yang sangat kaya. Tujuan kami adalah menyajikan sebanyak mungkin pilihan smartphone untuk memuaskan selera konsumen yang sangat beragam," tutur President & Chief Executive Officer LG Electronics Mobile Communications Co Dr Skott Ahn. Di pihak lain, pionir smartphoneAndroid, yaitu HTC Corp, juga tidak tinggal diam.

Sebagai produsen pertama yang merilis smartphoneAndroid, HTC terus memperkaya portofolio smartphone Android. Produk terbaru HTC yang menggunakan Android adalah HTC Tattoo. Namun seperti LG-GW620, Tattoo ibarat semut melawan gajah apabila dibandingkan dengan Droid, apalagi Xperia X10. Sebab, Tattoo hanya dilengkapi layar sentuh 2,8 inci dan kamera digital beresolusi 3,2 megapixel.

Di pasar, Tattoo lebih layak bertarung melawan LG-GW620 karena fitur kedua smartphone Android itu sama-sama minim.

"HTC Tattoo hadir untuk menjamin bahwa konsumen dapat menikmati pengalaman seluler yang sederhana, namun personal," tukas Chief Executive Officer HTC Corp Peter Chou. Pernyataan Chou itu menyiratkan bahwa Tattoo memang dihadirkan untuk memuaskan para pengguna pemula, seperti LG-GW620. (srn)

berikan komentar anda

Login untuk komentar

Login
0 komentardisclaimer

    berita lainnya

    Baca Juga

    Gratis iPhone 5C untuk Pembelian Macbook Air di Indocomtech