MOSKOW - Tak hanya di Indonesia, kinerja kepolisian di Rusia saat ini juga sedang mendapatkan sorotan akibat aksi korupsi yang dilakukan di institusi tersebut. Seorang anggota kepolisian Rusia, Mayor Alexei Dymovsky bernyanyi tentang perbuatan koleganya yang sering menerima auap dan kepala kepolisian yang sering tak membayar gajinya berikut uang lembur anggotanya
Terang saja pengakuan yang diungkapkan Dymovsky lewat Youtube ini mengundang perhatian sejumlah pengunjung situs berbagi video tersebut. Setidaknya 400.000 netizen mengunjungi video postingan Dymovsky.
The Age, Rabu (11/11/2009) memberitakan Dymovsky mendesak perdana menteri Rusia, Vladimir Putin untuk melakukan penyelidikan di tubuh kepolisian.
"Vladimir Vladimirovich (Putin-red) mari kita selidiki bersama seluruh jajaran kepolisian Rusia, saya tidak takut mati," ucap Dymovsky dalam videonya di YouTube.
Tak hanya soal pembayaran gaji yang tersendat-sendat, Dymovsky juga mengakui, dirinya sering disuruh oleh senior yang tak lain adalah kepala kepolisian di wilayahkerjanya untuk menangkap orang-orang yang sebenarnya tak bersalah. Dymovski yang bertugas di unit narkotika seringkali disuruh menangani kasus-kasus fiktif di luar hari kerja seperti Sabtu dan Minggu.
saya lelah dengan semua ini saya ingin mengundurkan diri, ujar Dymovski.
Diakui Dymovski dirinya tak mengada-ada atau hanya sekedar mencari sensasi, tapi ia hanya ingin mengungkapkan kebobrokan di tubuh kepolisian. Pengakuan ini pun mendapat dukungan dari sejumlah blogger lewat komentar-komentarnya. Saat ini pemerintah Rusia menyatakan akan segera melakukan penyelidikan atas nyanyian Dymovski. (srn)
Dapatkan okezone launcher untuk BlackBerry http://bb.okezone.com