e-book colourfull
Kendati Sony dan Amazon telah beberapa kali meremajakan e-reader masing-masing, dan Barnes & Noble pun sudah merilis Nook, saat ini belum ada sebuah e-reader pun yang memiliki layar berwarna. Artinya, seluruh e-reader di pasar baru bisa menampilkan teks atau pun gambar berwarna hitam. Ini adalah tantangan besar yang dihadapi para produsen.
Sebab, e-reader yang memiliki layar full-color tentu menjadi lebih menarik. Dengan layar warna, sebuah e-reader tentu akan lebih fungsional untuk menampilkan isi majalah ataupun surat kabar, dan bahkan komik digital, yang kaya foto, grafis, dan ilustrasi bergambar. Ketika ditanya kapan Amazon akan merilis Kindle yang memiliki layar warna, Chief Executive Officer Amazon.com Inc Jeff Bezos tidak bisa menjawab.
Bezos hanya mengungkapkan, Kindle yang memiliki layar warna tidak akan tersedia di pasar dalam waktu dekat.
"Kindle berlayar warna baru tersedia bertahun-tahun lagi. Saya tidak tahu kapan. Tapi yang bertahun-tahun dari sekarang. Saya sudah melihat EDP berwarna di laboratorium. Namun, saya jamin EDP berwarna pada saat ini belum siap dipasarkan," papar Bezos, seperti diberitakan AFP.
Ucapan Bezos mungkin ada benarnya. Namun, implementasi EDP berwarna ke dalam e-reader saat ini tampak lebih terkendala faktor harga daripada faktor teknis.
Saat ini, harga EDP berwarna memang masih luar biasa mahal karena teknologi itu memang masih baru dan kapasitas produksinya pun masih sangat kecil. Produsen pertama yang mampu memproduksi EDP berwarna adalah LG Philips LCD Co Ltd. LG Philips pertama kali memperkenalkan EDP berwarna pada awal 2007.
EDP itu memiliki lebar setara kertas A4, dengan lebar diagonal 14,1 inci, dan ketebalan hanya 0,3 mm. LG Philips mengungkapkan, EDP itu mampu menampilkan hingga 4.096 jenis warna. LG Philips menyatakan pula, EDP itu sangat hemat energi karena hanya mengonsumsi energi saat terjadi perubahan tampilan di layar. EDP itu pun lentur seperti kertas biasa.
"Kertas elektronik ini merupakan teknologi display masa depan. LG Philips merupakan perusahaan pertama dunia yang mengembangkan layar e-paper fleksibel berwarna berukuran A4," tutur Chief Technology Officer & Executive Vice President LG Philips LCD Co Ltd In-Jae Chung. LG Philips membangun EDP berwarna itu dengan menempelkan Thin-Film Transistors (TFT) pada logam, bukan kaca.
Karena itu, EDP tersebut menjadi lentur. Menggunakan tinta elektronik produksi E Ink, EDP warna LG Philips itu diklaim mampu menampilkan gambar dengan kualitas setara halaman cetak. LG Philips menambahkan, gambar yang tampil pada EDP warna itu tetap bisa terlihat jelas kendati dipandang dari sudut 180 derajat.
Dalam industri, LG Philips memang dikenal sebagai produsen yang paling agresif mengembangkan teknologi EDP. Pada 2005, LG Philips pun menjadi produsen pertama yang memperkenalkan EDP berukuran 10,1 inci. Pada 2006, LG Philips menyajikan pula terobosan lain berupa EDP pertama yang berukuran 14,1 inci. Namun saat ini, rata-rata e-reader baru dilengkapi EDP berukuran 6 inci, termasuk Kindle dari Amazon dan Reader dari Sony. (srn)
Dapatkan okezone launcher untuk BlackBerry http://bb.okezone.com