Getting Time...

Pendukung Antikorupsi Bersuara di 'Cicak'

Rachmatunnisa - Okezone
Kamis, 12 November 2009 16:50 wib
detail berita
(Foto: Cicak.or.id)

JAKARTA - Tak dapat dipungkiri, perseteruan antara dua lembaga hukum Polri dan KPK yang tengah terjadi saat ini memunculkan semangat antikorupsi yang lebih kuat di masyarakat kita.

Masyarakat pun kini semakin cerdas dan lantang mengeluarkan suara mereka tentang pemberantasan korupsi melalui berbagai media, termasuk juga lewat situs dua arah atau Web 2.0.

Sebuah situs bernama Cicak, yang merupakan penjabaran dari Cinta Indonesia Cinta Anti-Korupsi merupakan salah satu situs yang disediakan sebagai tempat berpendapat dan bertukar informasi terkait korupsi.

Sebelumnya, masyarakat memang mengenal Cicak sebagai akronim dari Cinta Indonesia Cinta KPK. Sementara Cicak yang satu ini, meski sedikit berbeda dalam penjabaran akronimnya, namun tetap merujuk pada ide yang sama yaitu mendukung pemberantasan korupsi.

Cicak merupakan wadah diskusi dan pertukaran informasi terbuka yang digerakkan secara swadaya oleh Yayasan Solidaritas Pelangi Cinta Indonesia. Pengelola situs bermaksud menularkan semangat antikorupsi agar semua pihak peduli dan malu akan praktik korupsi yang menggerogoti negeri ini. Mereka bahkan mengajak masyarakat untuk bersama-sama mewujudkan Indonesia yang terbebas dari korupsi.

Gelombang dukungan yang sangat besar terhadap pemberantasan korupsi yang tengah terjadi saat ini, menjadi satu hal yang sangat fenomenal bagi negeri kita. Situs Cicak merekam semua peristiwa terkait pemberitaan korupsi dengan menyediakan tempat berdiskusi dan berkontribusi memberikan informasi terbaru.

Dalam situs ini, anggota tak hanya melaporkan peristiwa terkait korupsi, tetapi juga memberikan komentar dan penilaian terhadap isu yang tengah dibahas. Anggota juga bisa membagi konten situs Cicak ke berbagai media dan layanan jejaring sosial. Dengan demikian, para anggota bisa berkontribusi menyebarkan semangat antikorupsi ke lebih banyak orang di berbagai komunitas.

Pada situs ini, Anda bisa memposting berita dan opini, mempublikasikan foto teraktual, menyatakan pendapat, ataupun memvoting artikel dan foto. (rah)

  • awangpawiro » 0 Tanggapan
    sebenarnya sudah lelah tiap kali membeberkan kejadian kasus sebenarnya dlm Mafia Hukum di Balikpapan Kaltim dan otak pelakunya WNA-Malaysia David Low Kok Leong,data/bukti lengkap sudah dikirim keberbagai media cetak dan para pejabat tinggi negara,namun tetap didiami saja,sebenarnya serius ngak sih negeri ini mau membasmi para Mafia Hukum yg konon merugikan negara,menyengsarakan rakyat,tegakkan keadilan,kembalikan kewibawahan bangsa dan negara RI yang tercinta ini.hugi kami via no.088210013533 dan 081346214627.
    Beri Tanggapan Laporkan
  • arham » 0 Tanggapan
    saya stuju skali dengan gerakan anti korupsi sprti ini!!!!!!,,, smoga CICAK menjadi wadah yang brguna bagi masyrakat yang peduli akan korupsi yang tlah merajai tanah air kita.....
    Beri Tanggapan Laporkan
  • suhardin » 0 Tanggapan
    mana buaya ? ngomong doang... Anggodo lebih kuasa kok....
    Beri Tanggapan Laporkan
  • suhardin » 0 Tanggapan
    kalau presiden nda becus ngurus negara mending mundur deh....
    Beri Tanggapan Laporkan
  • mohammad solichin » 0 Tanggapan
    wah , bagus nih aku juga dukung . hidup anti korupsi
    Beri Tanggapan Laporkan

Beri komentar