BERLIN - Dua warga Jerman terpidana pembunuh aktor Walter Sedlmayr menuntut Wikipedia karena menuliskan identitas keduanya di artikel. Mereka keberatan atas artikel tersebut, karena dinilai telah merusak privasinya.
Keduanya terbukti membunuh Sedlmayr pada tahun 1990, dan baru keluar dari penjara pada tahun 2007 dan 2008.
Menurut pengacara kedua tersangka, Alexander Stoop, Pemerintah Jerman telah memutuskan bahwa nama para terpidana harus disamarkan dalam setiap informasi yang dipublikasikan. Demikian dilansir SMH, Senin (16/11/2009).
"Mereka seharusnya dapat menjalani hidup tanpa memiliki stigma sebaai pembunuh. Setiap penjahat juga memiliki privasi," kata Stoop.
Editor Wikipedia berbahasa Jerman sendiri telah menghapus nama pembunuh tersebut dari artikel tentang pembunuhan Sedlmayr, aktor kelahiran 6 Januari 1926 yang tewas pada 14 Juli 1990 di Munich.
Permintaan untuk menghapus nama pembunuh itu menuai sejumlah protes. Di antaranya datang dari pengacara Electronic Frontier Foundation, Jennifer Granick, yang mengatakan setiap masyarakat berhak mendapatkan informasi yang sebenar-benarnya mengenai suatu peristiwa sejarah. (ugo)