JAKARTA - Perubahan teknologi percetakan dari analog ke digital di Indonesia ternyata baru akan berkembang. Padahal pertumbuhan secara global di industri ini sangat pesat.
Dijelaskan Mulia Dewi Karnadi, Managing Director Imaging dan Printng Group HP Indonesia, perubahaan yang terjadi di Indonesia baru terjadi karena baru saat ini industri pendukungnya menuntut perubahan secara cepat.
"Industri seperti telekomunikasi dan consumer electronic yang paling cepat. Setidaknya satu sampai dua bulan sudah diganti iklannya," jelas Dewi, saat konferensi pers, di Senayan City, di Jakarta, Jumat (20/11/2009).
Lebih lanjut, di industri printer digital untuk grafis, HP menguasai market share Asia Pasifik Jepang. Untuk pasar commercial digital HP Indigo sebesar 75 persen, sign and play sekira 75 persen, dan large format sebesar 41 persen.
"Pertumbuhan di bidang grafik perubahan secara kuantum. Grafik bertumbuh pesat hingga 85 persen, bahkan bisa menghasilkan USD781 miliar di 2010," tandasnya.
Untuk membuktikan kehebatan hasil printing HP yang mampu mencetak dalam format dan ukuran apapun, HP mendukung event Citra Pariwara dengan menghadirkan spanduk berukuran 1.000 meter persegi atau sejauh satu kilometer. (srn)
Dapatkan okezone launcher untuk BlackBerry http://bb.okezone.com