Getting Time...

EMC Gandeng Perusahaan Distributor Virtus Tech

Sarie - Okezone
Rabu, 25 November 2009 17:51 wib
detail berita
EMC gandeng distributor Virtus Tech (foto: ist)

JAKARTA - Telekomunikasi dan industri financial diprediksi akan membutuhkan manajemen informasi dan penyimpanan data yang lebih handal, seiring dengan meningkatnya jumlah konsumen di dalam dua industri tersebut.

"Tahun depan, industri telekomunikasi akan mengeluarkan capex yang lebih rendah sehingga mereka harus bertahan menggunakan perangkat teknologi se-efisien mungkin, meski mereka terus mendapatkan pertambahan jumlah pelanggan. Sedangkan industri keuangan akan mendapatkan tantangan dari permintaan complaince yang meningkat, seiring dengan kebutuhan data loss prevention, serta enforcement dari regulator akibat adanya kebijakan arsitektur perbankan Indonesia," ujar Country Manager EMC Adi Rusli, dalam presentasinya di Jakarta, Rabu (25/11/2009).

Namun sektor-sektor tersebut hanyalah dua dari empat sektor yang menjadi prioritas pertama yang akan dibidik EMC pada tahun 2010 nanti. Dua sektor lainnya adalah pasar UKM dan sektor publik.

"Kebutuhan dalam industri tersebut tidak hanya berkutat di storage, tapi juga information protection, virtualization, archiving, automation, backup and recovery, intelligent information management, dan lainnya. Kami membantu kostumer dengan memberikan produk yang tidak berdasarkan harga, tapi 'value' dan didukung oleh pelayanan yang bersifat jangka panjang," papar Adi Rusli.

Ditambahkannya, bisnis EMC pun melingkupi semua infrastruktur teknologi yang dibutuhkan oleh industri-industri tersebut. Meski sekira 44 persen dari bisnis EMC berkutat di hardware, namun sekira 40 persen-nya merupakan produk software, dan sisanya adalah services.

Selain itu, EMC juga telah melakukan berbagai macam strategi sehingga akhirnya mampu menjadi perusahaan terkemuka di dunia dalam bidang manajemen informasi dan storage. Bahkan, sejak tahun 2003 hingga sekarang, EMC telah berhasil mengakuisisi sekira 40 perusahaan untuk memperkuat lini dan performa produk serta layanan yang diberikan. Terakhir, setelah mengakusisi Data Domain, EMC berkolaborasi dengan Cisco dan VMWare memberikan paket gabungan infrastruktur teknologi yang akhirnya menciptakan virtual competitive environment, yang mengkolaborasikan seluruh teknologi ketiga perusahaan sehingga memberikan performa infrastruktur yang mumpuni.

Oleh karena itu, untuk lebih mematangkan performanya di Indonesia, EMC merasa perlu untuk menggandeng distributor yang akan memasarkan produk-produknya. Pilihan pun jatuh kepada Virtus Technology, distributor produk-produk informasi teknologi dengan 40 jaringan reseller.

"Kami telah berdiri sejak tahun 1997 dan bergerak di industri jaringan. Pada Oktober lalu, kami mulai dipercaya oleh EMC untuk menjadi distributor produk-produknya. Atas kepercayaan itu, kami pun akan mengembangkan reseller kami lebih banyak lagi. Tahun depan akan ada 20 reseller tambahan sehingga total yang kami miliki ada 60 reseller," ujar Direktur PT Virtus Technology Indonesia Christian Atmadjaja.

Kedua perusahaan akan bekerja sama memperluas cakupan pasar melalui program-program marketing dan channel yang komprehensif, dan dukungan tim profesional untuk support dan training bagi para reseller agar dapat memberikan nilai tambah bagi EMC dan mitra, khususnya di industri telekomunikasi, keuangan, pemerintahan dan UKM. (srn)

Beri komentar