BANDA ACEH - Samsung resmi membuka IT Learning Center yang ada di Banda Aceh. Pembangunan yang dikerjakan sejak 2005 lalu itu merupakan bagian dari program rehabilitasi Aceh pascasunami.
Peresmian ini juga menandakan selesainya penyaluran bantuan Samsung untuk pembangunan prasana pendidikan di Aceh sebesar USD1 juta yang disalurkan sejak tahun 2004.
"Sejak 2005, Samsung sudah melakukan pembangunan di Aceh. Pemulihan pendidikan penting bagi generasi di Indonesia," jelas Presiden Director PT Samsung Electonics Indonesia Sung Chul Yoo, saat pembukaan IT Learning Center, di Banda Aceh, Rabu (25/11/2009).
Selain itu, untuk melengkapi IT Learning Center, vendor asal Korea Selatan tersebut juga menambahkan perangkat dengan total nilai USD200 ribu dalam bentuk perlengkapan elektronik seperti, LCD TV, perangkat komputer, AC dan lain sebagainya.
"Samsung IT Learning Center dibangun di atas bekas Garuda Theater, bangunan sejarah yang sebelumnya luluh lantak karena Tsunami. Pusat pelatihan komputer ini dibangun dengan total biaya hingga 3,7 miliar rupiah," tambah Ketua Yayasan Mitra Mandiri Jhon F Karamoy.
Hadir dengan bangunan 3 lantai, gedung tidak hanya dijadikan pusat IT tapi juga pusat pendidikan dan kebudayaan bagi warga Aceh. Terlebih nantinya IT learning akan dikelola profesional oleh pemkot Aceh.
"Kita akan kelola secara profesional agar uangnya bisa untuk merawat gedung. Samsung juga diharapkan mampu terus mendamping," tambah Walikota Banda Aceh Mawardi Nurdin. (srn)