o1 o2

Techno - Software


AutoDesk Maya Bikin 'Astro Boy' Lebih Berkarakter

Jum'at, 27 November 2009 - 17:25 wib
text TEXT SIZE :  
Share
Sarie - Okezone
Astro Boy

JAKARTA - Karakter komik Jepang yang ikonis telah menjajaki dunia perfilman lewat film animasi terbaru 'Astro Boy'. Studio film Imagi International memproduksi ?Astro Boy? dengan menggunakan software Autodesk Maya. Maya merupakan komponen inti dalam proses pembuatan film yang berjalan  tanpa henti, baik di Hong Kong maupun Hollywood.

Osamu Tezuka pertama kali memperkenalkan serial komik tentang Astro Boy, sebuah robot anak laki-laki yang tidak pernah bertambah usia, pada tahun 1950-an. Bersama dengan popularitasnya, komik tersebut kemudian dikembangkan menjadi kartun hitam putih untuk televisi pada tahun 1963, serial TV Jepang pertama yang menggunakan sebuah estetika yang sekarang dikenal dunia sebagai anime. Pada tanggal 23 Oktober 2009, telah diluncurkan penampilan perdana 'Astro Boy' di bioskop melalui sebuah film animasi.

Imagi Studios telah mengeluarkan investasi sebesar USD65 juta untuk pembuatan 'Astro Boy'. Proses produksi film ini mencakup pembentukkan konsep dan karakter, penulisan naskah serta desain awal yang dikerjakan oleh sebuah tim di Los Angeles; sedangkan tim Hong Kong yang terdiri dari 400 seniman berkonsentrasi pada pembuatan model, tekstur, animasi, pencahayaan, rendering, dan tugas penggabungan.

"Kami memilih Autodesk Maya sebagai platform animasi untuk ?Astro Boy? karena keleluasaannya, perangkat kreatif, dan dukungan dari seniman-seniman handal. Kami bergantung pada fitur-fitur kuat dalam software tersebut, dan programmer kami telah mengembangkan plug-in khusus untuk Maya, untuk mempermudah proses pembuatan animasi berkualitas tinggi," ujar Francis Kao, pendiri dan direktur kreatif Imagi Studios, dalam keterangan resminya, Jumat (27/11/2009).

Bisnis utama Imagi Studios adalah mengembangkan dan memproduksi film-film animasi komputer. Dirilis pada tahun 2007, 'Teenage Mutant Ninja Turtles' juga diproduksi oleh perusahaan ini dengan menggunakan Maya. Ketika diluncurkan, film tersebut mendapat peringkat pertama di box office Amerika Serikat, pertama kalinya untuk sebuah film animasi yang diproduksi di Asia.

"Untuk ?Astro Boy? simulasi dedaunan dikerjakan menggunakan efek-efek gambar software Maya bersamaan dengan plug-in internal kami. Setelah menggunakan Maya selama bertahun-tahun, kami melihat kemajuan pesat dalam kapabilitas software ini. Maya telah membantu kami untuk memproduksi animasi kelas dunia," kata John Mak, kepala technical operations di Imagi Studios. (srn)

Bagi Anda pengguna ponsel, nikmati berita terikini lewat http://m.okezone.com
Dapatkan okezone launcher untuk BlackBerry http://bb.okezone.com 
Share
o1 o2
o1 o2

0 komentar

[+lihat komentar]


o1 o2
o1 o2

Berita Lainnya

o3 o4