Getting Time...

Inggris Bakal Serahkan Buronan Hacker Militer AS

Sarie - Okezone
Jum'at, 27 November 2009 15:30 wib
detail berita
Gary McKinnon (foto: webprato)

LONDON - Hacker spesialis jaringan militer Amerika Serikat (AS) tidak berhasil mendapatkan suaka dari pemerintah Inggris. Ia pun terancam di-ekstradisi.

Hacker yang juga memiliki sindrom Asperger (salah satu gejala autisme, sulit berkomunikasi dengan lingkungan), Gary McKinnon tidak berhasil mendapatkan suaka dari pemerintah Inggris dan harus rela di ekstradisi. Pihak Inggris akan mengekstradisi McKinnon sehingga kasus yang mellibatkan dirinya bisa diproses di AS.

Lobi pemerintah Amerika ternyata lebih berhasil ketimbang lobi keluarga McKinnon. Pasalnya, Amerika bersikerasa bahwa McKinnon merupakan orang yang paling bertanggung jawab atas terjadinya aksi hacking di jaringan komputer militer AS yang berlangsung sekian lama. Pihak keluarga McKinnon pun berupaya keras untuk tidak menyerahkan Gary ke pihak Amerika, karena Gary mengancam akan bunuh diri.

"Pemerintah Amerika malah lebih suka menghukum orang-orang lemah yang melakukan hal yang jelas-jelas tidak menimbulkan bahaya apapun. Padahal, masih ada pelaku kejahatan yang lebih berbahaya, seperti teroris," ujar ibu McKinnon Janis Sharp, seperti dikutip The Guardian, Jumat (27/111/2009).

Meski keluarga dan pengacara McKinnon menganggap Inggris merupakan negara yang aman untuk Gary, sayangnya pihak Inggris, melalui Sekretaris Negara Alan Johnson mengatakan menyetujui proses ekstradisi tersebut. (srn)

Beri komentar