(foto: ilustrasi)
NEW DELHI - Operator Telekomunikasi di India resmi memblokir jutaan ponsel ilegal yang tak memiliki nomor IMEI. Diperkirakan di India terdapat sekira 25 juta ponsel tanpa IMEI.
Ponsel-ponsel tersebut takkan dapat dilayani oleh operator telekomunikasi sejak 1 Desember 2009. Sebelumnya pemerintah India telah melakukan sosialisasi terkait kebijakan tersebut.
Ponsel-ponsel tanpa IMEI di India kebanyakan ponsel low-end dan mendominasi pasar ponsel India. Demikian dilansir Times of India, Rabu (2/11/2009).
Kendati diperkirakan akan memakan 25 juta ponsel tanpa IMEI. Pemerintah India yakin, ponsel-ponsel tanpa IMEI tetap beredar dengan leluasa di masyarakat.
Pemblokiran layanan terhadap ponsel-ponsel tanpa IMEI ini digagas sejak terjadinya serangan teroris di Mumbai akhir 2008. Pemerintah India melihat beredarnya ponsel tanpa IMEI merupakan salah satu faktor yang memungkinkan teroris mudah melakukan komunikasi.
India selama ini dianggap sangat ketat dalam kebijakan telekomunikasi. Bahkan tak segan-segan negara di kawasan Asia Selatan itu memblokir layanan telekomunikasi prabayar di wilayah yang dianggap rawan seperti di wilayah Jammu dan Kashmir.
Di kedua wilayah itu Departemen Telekomunikasi India memblokir layanan prabayar, setelah pemerintah melihat lemahnya verifikasi data atas pengguna kartu SIM prabayar.
Dalam beberapa kasus sering ditemui seorang pengguna menggunakan lebih dari satu provider. Akibatnya, layanan itu sering digunakan oleh teroris untuk melakukan aksinya. (srn)
Dapatkan okezone launcher untuk BlackBerry http://bb.okezone.com