o1 o2

Techno - Science


'Strike a Chord the Science of Music', Gali Sains di Musik

Selasa, 1 Desember 2009 - 16:45 wib
text TEXT SIZE :  
Share
Rachmatunnisa - Okezone
Salah satu alat peraga 'Strike a Chord the Science of Music' bernama String Show (foto: PPIPTEK)

JAKARTA - Pameran interaktif 'Strike a Chord the Science of Music' merupakan pameran interaktif yang diadakan Kedubes Australia, Pusat Peragaan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (PP-IPTEK) dan Kementerian Ristek (Riset dan Teknologi), yang mengajak pengunjung menggali sains dalam sebuah karya musik dan seni suara.

Pada pameran ini, terdapat 14 alat peraga yang memungkinkan pengunjung dapat memproduksi dan merekam musik digital karya mereka sendiri, membuat komposisi nada seperti Mozart, menjadi pemimpin orkestra virtual, bermain dengan 'band virtual' bersama teman-teman dan mendengarkan alat musik dari berbagai belahan dunia.

Acara tersebut menyasar pengunjung dari berbagai kalangan dan rentang usia, terutama pelajar hingga orang dewasa. Pada pembukaan pameran, Selasa (1/12/2009) pengunjung yang terdiri dari tamu undangan dan para pelajar nampak antusias mencoba berbagai alat peraga.

"Saya baru tahu, ternyata kayak gini ya prosesnya kalau suara masuk ke kuping," kata salah seorang pelajar SLTP bernama Arman ketika mencoba salah satu alat peraga bernama Ear Relay.

Melalui Ear Relay, Arman di beri kesempatan untuk meneliti bagaimana telinga memberikan respons pada getaran suara hingga menyampaikannya ke otak. Dia mengaku senang mencoba semua alat peraga yang ada karena membuatnya bisa belajar sambil bermain.

Sekretaris Menristek Benyamin Lakitan menyebutkan berbagai alat peraga yang dihadirkan dalam pameran ini dibagi dalam empat tema. Yaitu, alat peraga yang mengeksplorasi sisi psikologi dan sosiologi musik, fisiologi pendengaran dan bernyanyi, fisik suara (akustik) dan komposisi musik.

"Beberapa alat peraga, terutama yang fokus pada akustik, cocok untuk orang yang menderita gangguan pendengaran, karena menggabungkan getaran yang dapat dirasakan maupun di dengar," kata Benyamin.

Untuk itu, tak heran PP-IPTEK juga berencana mengajak para siswa sekolah luar biasa (SLB) untuk mencoba berbagai alat peraga interkatif ini.

Bagi Anda yang berminat berekreasi sambil mengasah ilmu, bisa mengunjungi pameran yang diselenggarakan selama tiga bulan ini, mulai tanggal 1 Desember 2009 hingga 31 Maret 2010, bertempat di gedung PP-IPTEK, Taman Mini Indonesia Indah, Jakarta.
(rah)

Bagi Anda pengguna ponsel, nikmati berita terikini lewat http://m.okezone.com
Dapatkan okezone launcher untuk BlackBerry http://bb.okezone.com 
Share
o1 o2
o1 o2

0 komentar

[+lihat komentar]


o1 o2
o1 o2

Berita Lainnya

o3 o4