JAKARTA - Telkom mengindikasikan akuisisi terhadap Indonesia Tower kemungkinan tidak akan terjadi. Pasalnya, hingga saat ini belum tercapai kesepakatan final terhadap akusisi tersebut.
"Baru sebatas CSP (Condition and Sales Purchase) Agreement, belum final due dilligence. Bahkan ada indikasi tidak terjadi akusisi tersebut," ujar Chief Operating OfficerTelkom Ermady Dahlan di acara investor Summit and Capital Market Expo 2009 di Hotel Ritz Carlton Sudirman, Jakarta (2/12/2009).
Selain itu, Telkom menargetkan anggaran belanja modal (capital expanditure/capex) pada 2010 sama seperti tahun sebelumnya senilai USD2 miliar.
"Kami perkirakan sama seperti tahun lalu. Walaupun capex dan financing untuk tahun depan belum sepenuhnya selesai. Namun kami prediksi sekira USD2 miliar. Dengan alokasi 70 persen untuk Telkomsel, sedangkan 30 persen untuk guidance kami," ujar Ermady.
Rencananya, dana capex Telkomsel akan digunakan untuk penambahan program 3G dan 2G, masing-masing 70 persen untuk program 2G sedangkan 30 persen untuk program 3G. (srn)