JAKARTA - Kendati ponsel qwerty bergaya ala Blackberry semakin marak di pasar low end, namun tak membuat ponsel numeric kehilangan pasarnya.
Menurut Vice President PT Trikomsel Oke Edward Samudro, berdasarkan penjualaan di Oke Shop, penjualaan di pangsa pasar menengah kebawah masih didominasi ponsel numeric.
"Penjualaan ponsel numeric di segmen low end masih tinggi, bahkan menguasai 50 persen di tempat kami," katanya, saat berbincang dengan okezone, Rabu (2/12/2009).
Akan tetapi, hal tersebut nampaknya tidak akan bertahan lama. Sebab, ponsel qwerty yang mulai menginvasi pertengahan tahun ini akan mengubah segmentasi konsumen di segmen ini.
"Ponsel buatan China yang qwerty akan semakin menjamur di 2010. Itu yang akan mengubah komposisi di pasar low end dari numeric ke qwerty," cetusnya.
Menurut Edward sendiri, secara general penjualaan ponsel di Indonesia pada 2010 akan meningkat 5 sampai 10 persen. (srn)