BEIJING - China menutup situs Yeeyan, sebuah situs komunitas yang menerjemahkan sejumlah informasi dari media luar negeri ke dalam bahasa China. Yeeyan, menterjemahkan informasi berita dari surat kabar Inggris, Guardian, dan juga surat kabar internasional lainnya.
Penutupan Yeeyan diperkirakan merupakan buntut dari kebijakan pemerintah China untuk menertibkan situs yang dianggap berbahaya dan menyebarkan informasi sensitif pada masyarakat. Pemerintah China sendiri belum memberikan alasan resmi tentang penutupan situs tersebut.
"Penutupan ini sungguh membingungkan. Yeeyan adalah situs komunitas yang besar dan mampu memberikan informasi dunia kepada pengguna internet di China," ujar editor Guardian News and Media, Alan rusbriger seperti dilansir Guardian, Jumat (4/12/2009).
Alan berharap penutupan ini bukanlah upaya untuk menekan kebebasan berbicara, dan pemerintah China dapat memastikan pengguna internet dapat mengakses Yeeyan kembali.
Situs Yeeyan merupakan situs komunitas terjemahan terbesar di China dan memiliki sekira 90 ribu anggota termasuk 5000 orang penterjemah yang setidaknya memposting lebih dari 30 ribu terjemahan tulisan di situs.
Sebelumnya China juga telah sering memblokir situs tertentu. Terakhir China memblokir website game yang menampilkan tindak kekerasan dan tak senonoh.
Dalam situs Departemen Kementerian Kebudayaan China mengungkapkan berbagai website game yang mempromosikan kekerasan, penggunaan obat-obatan adiktif, seksualitas serta hal negatif lain yang bertentangan dengan nilai moral dan budaya masyarakat China akan diblokir.
Namun sayangnya tidak disebutkan detail bagaimana penegakan hukum itu akan ditegakkan. (srn)