LONDON - Sudah menjadi hal yang lumrah kalau karyawan akan memanfaatkan fasilitas kantor, termasuk laptop, dalam melakukan pekerjaanya. Tapi apa yang ditemukan Gartner agak mengejutkan, sebab 1 dari 10 pekerja lebih suka mengerjakan pekerjaanya dengan laptop hasil 'oprekan' sendiri.
Survei yang dilakukan terhadap 528 manager IT di Inggris, Amerika dan Jerman. Bahkan pada pertengahan 2010 menadatang, pertumbuhan pekerja yang bekerja dengan laptop sendiri akan meningkat hingga 14 persen.
Dilansir melalui Internet News, Rabu (9/12/2009), survei ini juga menunjukkan kalau sebagain besar karyawan di bidang asuransi dan telekomunikasi yang lebih suka laptop dengan program sendiri. Sedangkan pegawai pemerintah adalah pekerja yang kuno, karena masih menggunakan PC.
"Sebetulnya pertumbuhan notebook dengan program sendiri, sudah menunjukkan pertumbuhannya di lingkungan pekerja sejak dua tahun lalu," jelas Annette Jump, peneliti senior dari Gartner.
"Bagaimanapun cara ini tentunya sangat menguntungkan bagi segmen enterprise, karena akan banyak pengeluaraan yang dipangkas," tandasnya.
Gartner pun yakin dalam waktu beberapa tahun lagi, perbandingan pengguna notebook sendiri dikalangan karyawan bisa mencapa sembilan dari sepuluh karyawan. (srn)