BERLIN - Sebuah superkomputer yang diklaim cukup powerful telah dikembangkan oleh para ilmuwan di Jerman. Superkomputer ini dianggap mampu memberikan data-data penting terkait pemasanan global.
Superkomputer dengan nama Blizzard itu memiliki berat 35 ton dan menggunakan kabel berukuran sepanjang 50 kilometer atau sama dengan 31 mil. Blizzard mampu menghadirkan kalkulasi sekira 158 triliun per detik atau sekira 158 TeraFlops.
"Blizzard memiliki kecepatan 60 kali lebih cepat ketimbang pendahulunya. Ini merupakan superkomputer terbesar di duni," ujar para ilmuwan di pusat penelitian yang berlokasi di Hamburg, seperti dikutip melalui AFP, Jumat (11/12/2009).
Menurut mereka, kemampuan Blizzard dalam memantau perubahan atmosfir dan laut membuatnya mampu mengetahui perubahan yang terjadi pada lautan es dan tumbuhan akibat pengaruh gas rumah kaca dan pemanasan global.
"Superkomputer baru ini mampu memantau cuaca apa saja, mulai dari perubahan cuaca ringan bahkan yang ekstrim sekalipun, seperti badai atau tornado," tambah mereka.
Saat ini Blizzard sedang digunakan untuk menyajikan data-data pemanasan global di konferensi perubahan iklim PBB di Copenhagen. (srn)