JAKARTA - Aspek ekonomi di belakang spam mengisyaratkan bahwa 2010 juga akan menjadi tahun yang aktif bagi spammer. Distribusi email spam akan terus berlanjut sepanjang saluran distribusi tetap relatif murah, botnet terus aktif dan berpindah lokasi, dan spammer mengembangkan cara-cara baru yang inovatif untuk berupaya mem-bypass penyaring antispam.
Secara spesifik jaringan distribusi menjadi lebih dinamis ketika target-target lain yang terkoneksi ke jaringan broadband online setiap hari. Jalur distribusi juga menjadi lebih rumit karena spammer kini mengirim pesan langsung dari mesin yang terinfeksi, memutar melalui relay yang dikuasai dan terus menggunakan webmail atau SMTP Auth abuse.
Botnet juga terus bersaing meraih posisi karena botnet yang sebelumnya dominan dikalahkan oleh aksi botnet-botnet baru yang lebih canggih. Jumlah botnet akan tumbuh ketika hacker membidik infrastruktur TI yang berkembang pesat di wilayah-wilayah tertentu
Di tahun 2010, dalam upaya mengecoh filter antispam dengan teknik pengacauan dan mendompleng reputasi website-website resmi, spammer akan terus menggunakan taktik-taktik seperti pemendekan URL dan menggunakan server hosting freeweb, sehingga merusak reputasi beberapa layanan sehingga mereka gulung tikar. Demikian yang dikutip melalui keterangan resminya, Selasa (29/12/2009).
Selain itu, spammer akan terus mencapai kemajuan dalam kemampuan mereka dengan melakukan blending yang dengan kemampuan ini mereka menggoda pengguna untuk membeli produk atau layanan, hingga aksi yang lebih jahat dan lebih berbahaya seperti phishing yang dengan ini spammer mencoba mencuri identitas dan sumber daya komputer untuk memperoleh uang atau menambah kekuatan jaringan bot dengan cara menguasai PC pengguna. (tyo)