Getting Time...

Menkominfo Anjurkan Facebooker Gunakan Bahasa Sastra

Susetyo Dwi Prihadi - Okezone
Selasa, 29 Desember 2009 18:25 wib
detail berita
Facebook

JAKARTA - Menteri Komunikasi dan Informasi Tifatul Sembiring menganjurkan agar para pengguna internet menggunakan Facebook untuk berbuat hal-hal yang bersifat positif.

"Situs pertemanan seperti Facebook dan Twitter di Indonesia sebaiknya menggunakan untuk kegiataan yang sifatnya untuk hal yang positif," jelas Tifatul, saat melakukan jumpa pers akhir tahun Depkominfo, di Jakarta, Selasa (29/12/2009).

Ditambahkan menteri asal Partai Keadialan Sejahtera (PKS) tersebut, selain digunakan untuk sesuatu yang postif, sebaiknya para Facebookers di Indonesia menggunakan tulisan dan bahasa yang bersifat sastra di situs jejaring sosial tersebut.

"Saya masih melihat masih banyak pengguna Facebook yang masih belum menggunakan bahasa Indonesia yang baik dan benar, saya menganjurkan kepada pengguna tersebut untuk menggunakan bahasa sastra, yang merupakan warisan budaya Indonesia," tegas pria kelahiran Bukittinggi tersebut.

Selama ini, Tifatul memang salah satu sosok yang gemar mempopulerkan bahasa-bahasa sastra, khususnya pantun. Dalam setiap kegiatan kementriannya, pria ini selalu membuka dan menutup acara dengan berpantun. Bahkan di Twitter, Tifatul yang memperkenalkan istilah Tweetun, untuk setiap tweet yang berisi pantun. (tyo)

  • ikkyman » 0 Tanggapan
    ehhh mentri DODOL !!! urusin tuh kerjaan lu biar bener....jangan ngurusin FACEBOOK....kayak kerjaannya bakal bener aja malah ngurusin FB....
    Beri Tanggapan Laporkan
  • dogol » 0 Tanggapan
    sekalian aja suruh orang sholat di fesbuk, dasar ngaco!
    Beri Tanggapan Laporkan
  • achdiat » 0 Tanggapan
    Mmmmmuuuuuuaaaaaahhhhhh deh untuk pak Tif........ide sangat hebat... bisa dibayangkan FB, E mail, Twitter, YM... penuh puisi, pantun... kayak gurindam 12 dll dllasyik kali ye... salut untuk Om Tif..... eh qok dah lama pake jaket P...S.... dah lupo ya???
    Beri Tanggapan Laporkan
  • Gunardi Yudha » 0 Tanggapan
    ngapain lagi peke ngurusin ini, kurang kerjaan atau apa?
    Beri Tanggapan Laporkan

Beri komentar