Getting Time...

China Cabut Larangan Internet di Xinjiang

Stefanus Yugo Hindarto - Okezone
Rabu, 30 Desember 2009 17:09 wib

BEIJING - Pemerintah China berencana untuk mencabut pemblokiran terhadap akses internet dan pemblokiran layanan telekomunikasi lain seperti sms dan panggilan internasional di wilayah Xinjiang. Setelah kerusuhan yang terjadi Juli silam, pemerintah China diketahui langsung memblokir internet.

"Berdasarkan kenyataan di lapangan, pemerintah secara bertahap akan mengembalikan layanan akses internet dan membuka layanan sms serta panggilan internasional," ujar seorang pejabat pemerintah seperti dilansir AFP, Rabu (30/12/2009). 

Kerusuhan yang terjadi di Xinjiang pada 5 Juli 2009 melibatkan dua kelompok yakni Muslim Uighur dan etnis mayoritas Han. Diperkirakan kerusuhan tersebut menewaskan 197 orang dan  dianggap sebagai aksi kekerasan terburuk satu dekade terakhir.

Ketika itu, Pemerintah China langsung menutup semua akses internet agar semua informasi berkaitan dengan kerusuhan tak meluas keluar Xinjiang.

Pemerintah menilai kaum teroris, separatis dan ekstrimis keagamaan menggunakan internet dan SMS untuk menyebarkan rumor yang mengakibatkan timbulnya kekerasan pada Juli tersebut.

Namun penduduk di Xinjiang mengeluhkan bahwa kebijakan tersebut membuat rakyat terisolasi dari dunia luar akibat tertutupnya akses internet dan telepon jarak jauh.

Melihat situasi keamanan di kawasan itu mulai kondusif maka pemerintah telah memutuskan untuk membuka akses komunikasi mulai 28 Desember 2009 setelah mendapat restu dari pemerintah pusat. (ugo)

Beri komentar