Getting Time...

Produk Riset Belum Digunakan Masyarakat Luas

Rachmatunnisa - Okezone
Rabu, 30 Desember 2009 15:56 wib
detail berita
(Foto: Ristek)

JAKARTA - Program Riset Unggulan Strategis Nasional (Rusnas) yang difasilitasi oleh Kementerian Riset dan Teknologi (Ristek) menelurkan beragam produk teknologi. Akan tetapi, belum semua hasil dari pengembangan program tersebut mendapat tempat di hati konsumen.

Sejak program ini pertama kali diluncurkan pada 2000 hingga 2009, delapan program yang dikembangkan dibawah pengawasan Ristek telah menghasilkan produk yang cukup menjanjikan di pasaran.

Namun menurut Asisten Deputi Urusan Pengembangan Sistem Insentif Kementerian Ristek Irwan Ibrahim, belum semua dari hasil pengembangan teknologi tersebut digunakan masyarakat.

"Belum bisa diketahui, mana hasil produk pengembangan yang paling menonjol. Karena idealnya, produk-produk yang dihasilkan dari program Rusnas bisa diproduksi secara masal dan dipakai oleh masyarakat," kata Irwan saat berbincang dengan Okezone, di gedung BPPT,  Rabu (30/12/2009).

Irwan menambahkan, pada kenyataannya prospek pasar dari hasil teknologi ini masih belum belum seperti yang diharapkan.

"Hasil teknologi yang dihasilkan program ini sebenarnya prospeknya bagus. Akan tetapi, pasar domestik kita sendiri tidak mendukung untuk menggunakan produk hasil pengembangan negeri sendiri. Jadi  boleh dibilang belum menggembirakan," katanya.

Hal tersebut menurut Irwan terkendala oleh beberapa faktor. Yaitu kurangnya ketegasan pemerintah untuk 'memaksa' warga negaranya untuk menggunakan produk hasil teknologi sendiri. Selain itu, anggaran pengembangan teknologi yang sering terlambat turut menjadi faktor penghambat. Faktor lainnya disebabkan oleh keterbatasan fasilitas teknologi untuk pengembangan produk, dan terakhir mental warga kita yang masih lebih percaya dengan kualitas produk negara lain. (rah)

Beri komentar